SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KEEFEKTIFAN ASSERTIVE TRAINING UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM SISWA KELAS XI SMAN 1 DURENAN

Vina Candrasari

Abstrak


ABSTRAK

 

Candrasari, Vina. 2012. Keefektifan Assertive Training untuk Meningkatkan Self Esteem Siswa Kelas XI SMAN 1 Durenan. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Triyono, M.Pd (II) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd.

 

Kata kunci: Assertive Training, Self Esteem, Konseling Behavioral.

 

Siswa yang mengalami kesulitan bersikap asertif akan menyebabkan tingkat self esteem pada dirinya rendah. Hal itu telah disebutkan oleh beberapa teori yang menjelaskan bahwa ketegasan atau asertif mendukung tingkat self esteem individu. Salah satu karakteristik individu dengan self esteem tinggi, yaitu bersikap asertif. Assertive training merupakan salah satu teknik dalam konseling behavioral. Assertive training digunakan untuk mengubah perilaku individu yang semula tidak asertif dalam rangka untuk meningkatkan self esteem siswa. Berbagai masalah akan timbul ketika individu sulit untuk bersikap asertif, misalnya, perasaan tidak berdaya, malu, takut menerima resiko. Rasa tidak berdaya, malu dan takut menerima resiko akan berpengaruh terhadap tingkat self esteem individu. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan assertive training untuk meningkatkan self esteem siswa kelas XI SMA Negeri 1 Durenan Kabupaten Trenggalek.

Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuasi, dengan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Durenan yang berjumlah 266 siswa. Kemudian, diambil 8 siswa sebagai kelompok eksperimen berdasarkan hasil pengisian skala self esteem dengan hasil pretest yang menunjukkan self esteem rendah. Assertive training dilaksanakan sebanyak lima kali pertemuan dalam konseling kelompok behavioral. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan tingkat self esteem siswa sebelum dan sesudah diberi treatment yang berupa assertive training.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan self esteem (harga diri) berdasarkan hasil posttest pengisian skala self esteem. Hal ini dibuktikan dengan nilai yang diperoleh dari uji Wilcoxon sebesar (Z=-2.524a) dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0.012 dan 0.012