SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Efektivitas Teknik Bibliokonseling untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMPN 3 Karangan Kabupaten Trenggalek

Nur Aseha

Abstrak


ABSTRAK

 

Aseha, Nur. 2012. Efektivitas Teknik Bibliokonseling untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMPN 3 Karangan Kabupaten Trenggalek. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Triyono, M.Pd., (II) Dra. Elia Flurentin, M.Pd.

 

Kata Kunci: teknik bibliokonseling, kepercayaan diri, siswa SMP

 

Siswa SMP berada pada fase usia remaja yang mengalami masa pertumbuhan yang sangat pesat pada seluruh bagian fisiknya. Pertumbuhan yang cepat sering menimbulkan permasalahan bagi remaja, khususnya siswa SMP. Permasalahan yang muncul bisa disebabkan karena kondisi fisik yang tidak sesuai dengan bentuk fisik yang diinginkan. Keadaan fisik pada masa remaja dipandang sebagai suatu hal yang penting, sehingga ketika keadaan fisik tidak sesuai dengan harapannya (ketidaksesuaian antara body image dengan self picture) maka dapat menimbulkan rasa tidak puas dan kurang percaya diri. Permasalahan percaya diri tidak bisa dibiarkan karena akan berpengaruh terhadap aspek yang lainnya sehingga diperlukan suatu cara kreatif untuk dapat meningkatkan kepercayaan diri remaja. Cara yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan terkait kepercayaan diri yaitu dengan menggunakan teknik bibliokonseling. Teknik bibliokonseling adalah sebuah cara dalam bimbingan dan konseling untuk membantu individu menyelesaikan masalahnya melalui penyajian suatu bacaan yang di dalamnya memuat cerita yang bisa dikaji dan dapat digunakan untuk mengembangkan tingkah laku yang diinginkan sehingga mampu memberikan intervensi pada aspek intelektual, aspek sosial, aspek perilaku, dan aspek emosional.

Penelitian yang dilaksanakan mempunyai tujuan yaitu untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri siswa SMP dan untuk mengetahui keefektifan penggunaan teknik bibliokonseling dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa SMP. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu one group pre-test dan post-test design. Pelaksanaan rancangan penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan perlakuan kepada sekelompok individu melalui pemberian pre-test berupa skala kepercayaan diri, treatment berupa cerita pendek melalui teknik bibliokonseling, dan post-test berupa skala kepercayaan diri.

Treatment dalam teknik bibliokonseling terdiri dari enam tahapan yang meliputi membaca media teknik bibliokonseling berupa cerita pendek, melaksanakan refleksi isi cerita pendek, melaksanakan refleksi diri, melaksanakan uji coba komitmen, melaksanakan refleksi pengalaman, dan mengembangkan komitmen. Media yang digunakan dalam teknik bibliokonseling berupa cerita pendek yang telah diuji oleh ahli dan pilihan cerita pendek telah disesuaikan dengan karakteristik permasalahan siswa.

Penelitian diawali dengan kegiatan pre-test yang dilaksanakan kepada populasi penelitian yang berjumlah 99 orang siswa dan hasilnya menunjukkan 10 orang siswa yang tergolong dalam tingkat kepercayaan diri yang rendah. Sepuluh  orang subjek penelitian tersebut diberikan treatment atau perlakuan berupa pemberian media cerita pendek melalui teknik bibliokonseling dan setelah mendapatkan treatment atau perlakuan kemudian dilaksanakan post-test untuk membandingkan hasil dari pre-test dan post-test. Skor terendah subjek penelitian pada saat pre-test sebesar 117 dengan klasifikasi rendah dan setelah diberi perlakuan skor kepercayaan diri menjadi 159 dengan klasifikasi tinggi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Rank Test (WSRT) dengan SPSS 17.0. Apabila hasil perhitungan statistik menunjukan bahwa taraf signifikansi < 0.05 maka hipotesis yang diajukan bisa diterima Berdasarkan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test (WSRT) diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0.005 dan lebih kecil dari sign. 0.05. Dengan kata lain, hipotesis yang diajukan dapat diterima sehingga teknik bibliokonseling efektif digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa SMP.

Atas dasar penelitian yang telah dilakukan, maka disarankan bagi konselor untuk dapat menggunakan teknik bibliokonseling dalam menyelesaikan jenis permasalahan siswa yang berbeda karena penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi yang lebih kreatif di dalam menangani masalah siswa. Masalah yang muncul pada diri siswa berbeda dengan siswa yang lain sehingga konselor perlu memiliki teknik penyelesaian masalah yang lebih beragam. Saran bagi peneliti selanjutnya apabila menggunakan teknik bibliokonseling hendaknya menambah alokasi waktu dan memilih tempat yang bisa membuat semua subjek penelitian merasa nyaman. Disarankan pula untuk lebih kreatif dalam menangani siswa pendiam dan pemalu misalnya dengan memberikan permainan atau ice breaking yang membuat siswa lebih aktif lagi dan tidak cepat bosan sehingga tujuan dari penelitian bisa tercapai secara optimal.