SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Papan Bimbingan Interaktif untuk Peningkatan Partisipasi Peserta Didik Terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling

Deka Ramanta

Abstrak


ABSTRAK

 

Ramanta, Deka. 2012. Pengembangan Papan Bimbingan Interaktif untuk Peningkatan Partisipasi Peserta Didik Terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Triyono, M.Pd, (II) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd,

 

Kata kunci: Papan Bimbingan, Interaksi, Peserta Didik.

 

Papan bimbingan adalah papan yang khusus digunakan untuk memaparkan materi-materi bimbingan dan konseling yang berisi artikel, gambar, bagan dan poster. Misal informasi tentang perguruan tinggi, informasi tentang penjurusan dan sebagainya. Pada umumnya papan bimbingan terbuat dari triplek, stereofom atau whiteboard. Interaksi adalah suatu jenis tindakan atau aksi yang terjadi sewaktu dua atau lebih objek mempengaruhi atau memiliki efek satu sama lain Papan bimbingan interaktif adalah suatu papan (semacam papan tulis/white board, dapat juga lembaran streoform) yang tidak hanya memuat berbagai informasi maupun pesan tentang layanan bimbingan dan konseling tetapi juga sebagai media untuk menjalin interaksi dengan peserta didik. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti di SMA Negeri 5 Malang didapatkan fakta bahwa papan bimbingan belum ada dan konselor tidak memiliki jam khusus BK. Untuk itu perlu dikembangkan papan bimbimbingan  interaktif untuk peserta didik SMA Negeri 5 Malang.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan papan bimbingan interaktif dengan isi dan tampilan yang menarik, sehingga dapat menarik perhatian dan menjalin interaksi serta meningkatkan partisipasi peserta didik terhadap layanan BK.

Penelitian ini menggunakan model pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Borg and Gall yang merupakan model prosedural bersifat deskriptif. Desain uji coba yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain deskriptif. Subjek uji ahli adalah ahli bimbingan dan konseling, ahli media BK, dan  calon pengguna produk (konselor dan peserta didik) SMA Negeri 5 Malang. Jenis data yaitu kualitatif dan kuantitatif. Instrumen pengumpulan data adalah angket penilaian. Teknik analisis data kualitatif menggunakan teknik analisis deskriptif dan data kuantitatif menggunakan teknik analisis statistik deskriptif.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh kesimpulan bahwa menurut Ahli Bimbingan dan Konseling papan bimbingan interaktif memiliki kriteria sangat berguna dengan nilai 4, sangat mudah dengan nilai 3.57, sangat tepat dengan nilai 3.77 dan sangat menarik dengan nilai 3.42. Penilaian dari Ahli media BK bahwa papan bimbingan interaktif memiliki kriteria berguna dengan nilai 2.91, mudah dengan nilai 2.85, tepat dengan nilai 3 dan menarik dengan nilai 3. Penilaian dari calon pengguna yaitu konselor memiliki kriteria sangat berguna dengan nilai 3.76, sangat mudah dengan nilai 3.53, sangat tepat dengan nilai 3.69 dan sangat menarik dengan nilai 3.42, sedangkan penilaian dari peserta didik memiliki kriteria sangat sesuai dengan nilai 3.35 dan sesuai dengai dengan nilai 2.26. Dari hasil penilaian uji ahli dan calon pengguna menunjukkan papan bimbingan interaktif menarik dari segi isi dan tampilan dengan kriteria sangat berguna, sangat mudah, sangat tepat dan sangat menarik secara teoritis dan praktis.

Saran bagi konselor dalam menggunakan papan bimbingan interaktif ini hendaknya konselor mempelajari buku panduan papan bimbingan interaktif, sehingga dapat melaksanakan sesuai dengan tahap-tahapannya. Peserta didik diharapkan dapat berperan aktif akan papan bimbingan interaktif sehingga dapat menjalin interaksi dan meningkatkan partisipasi peserta didik terhadap layanan BK. Penelitian ini dapat dijadikan dasar sebagai penelitian selanjutnya, misalnya dengan melakukan penelitian eksperiment untuk menguji keefektifan papan bimbingan interaktif untuk peserta didik SMA. Selain itu hasil penelitian dan papan bimbingan interaktif dapat digunakan sebagai referensi dalam penelitian yang serupa.