SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Paket Pelatihan Kesadaran Diri untuk Siswa MAN Malang 1

Angga Prima Eka Saputra

Abstrak


ABSTRAK

 

Saputra, Angga Prima Eka. 2012. Pengembangan Paket Pelatihan Kesadaran Diri untuk Siswa MAN Malang 1. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd, (II) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd,

 

Kata kunci: Kesadaran Diri, Paket Pelatihan, Siswa MAN Malang 1

 

Kesadaran Diri merupakan kemampuan rasional individu dalam arti mampu memahami berbagai hal secara jelas dan masuk akal terhadap peristiwa-peristiwa di lingkungan serta peristiwa-peristiwa kognitif dengan menggunakan pikirannya untuk mengetahui segala hal yang individu sadari atau yang individu alami secara sengaja dan meninggalkan jejak pada ingatan. Paket Pelatihan Kesadaran Diri Siswa  merupakan media atau alat untuk memberikan pelatihan yang di dalamnya mencakup suatu proses yang sistematis yang meliputi persiapan pertemuan, langkah-langkah pelatihan, pengenalan topik materi, dan tugas rumah yang dapat digunakan untuk mengembangkan dan melatih kesadaran diri siswa secara optimal. Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan angket yang dilakukan oleh peneliti di MAN Malang 1 didapatkan fakta bahwa pelatihan kesadaran diri siswa belum pernah diberikan kepada siswa. Untuk itu agar siswa dapat mengembangkan kesadaran diri secara optimal perlu dikembangkan paket pelatihan kesadaran diri untuk siswa MAN Malang 1.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan secara umum, yaitu : mengembangkan paket pelatihan kesadaran diri untuk siswa MAN Malang 1, sebagai salah satu media yang dapat digunakan konselor dalam memberikan pelatihan kesadaran diri yang dapat diterima secara teoritis. Sedangkan tujuan secara khusus, yaitu untuk : a) Mengahasilkan paket pelatihan kesadaran diri yang bermanfaat untuk siswa MAN Malang 1. b) Mengahasilkan paket pelatihan kesadaran diri yang tepat untuk siswa MAN Malang 1. c) Menghasilkan paket pelatihan kesadaran diri yang menarik untuk siswa MAN Malang 1.

Penelitian ini menggunakan model R & D. Desain uji coba yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain deskriptif. Subjek uji ahli adalah ahli bimbingan dan konseling, ahli bahasa, dan  calon pengguna produk (konselor) MAN Malang 1. Jenis data yaitu kualitatif dan kuantitatif. Instrumen pengumpulan data adalah angket penilaian (skala penilaian dan lembar saran). Teknik analisis data kualitatif menggunakan teknik analisis deskriptif (kategori) dan data kuantitatif menggunakan teknik analisis statistik deskriptif (mean).

Berdasarkan hasil analisis data kuantitatif diperoleh kesimpulan bahwa panduan konselor dinilai ahli BK berguna dengan nilai 3, sangat tepat dengan nilai 3,06 dan menarik dengan nilai 3. Sedangkan panduan siswa dinilai ahli BK berguna dengan nilai 3, tepat dengan nilai 3 dan menarik dengan nilai 3. Penilaian dari ahli bahasa bahwa panduan konselor dinilai ahli bahasa sangat berguna dengan nilai 3,9, sangat tepat dengan nilai 3,7 dan menarik dengan nilai 3. Sedangkan penilaian panduan siswa dinilai ahli bahasa sangat berguna dengan nilai 3,2, tepat dengan nilai 2,97 dan menarik dengan nilai 2,6. Penilaian uji calon pengguna produk, yaitu 2 konselor MAN Malang 1 terhadap panduan konselor dapat disimpulkan bahwa panduan konselor dinilai calon pengguna produk sangat berguna dengan nilai 3,8, sangat tepat dengan nilai 3,85, sangat menarik dengan nilai 3,4. Sedangkan panduan siswa dinilai calon pengguna produk sangat berguna dengan nilai 3,6, sangat tepat dengan nilai 3,55 dan sangat menarik dengan nilai 3,25. Analisis data kualitatif yaitu kata pengantar, daftar isi, langkah-langkah pelatihan, feedback dan penutup agar dipisah, materi diberi nama, evaluasi diberi nomor, rubrik penilaian diberi nama, peruntukan kasus pada langkah pelatihan, dan peletakan gambar supaya artistik dan punya makna, pilihan kata untuk lebih diperhatikan, bahasanya lebih disederhanakan dan disesuaikan dengan tingkat kompetensi siswa, visualisasi gambar dengan kasus lebih dibuat menarik, desain layout buku paket lebih dibuat menarik sesuai tema paket, kasus-kasusnya lebih diperbanyak dan kesadaran diri dalam masa depan diganti dengan kesadaran diri dalam menghadapi masa depan.Sehingga dapat disimpulkan bahwa paket pelatihan kesadaran diri siswa ini bermanfaat bagi siswa MAN Malang 1 dalam pemberian layanan BK secara optimal dengan memiliki keberterimaan sangat berguna, sangat tepat dan sangat menarik secara teoritis.

Saran bagi konselor dalam penggunaan paket pelatihan kesadaran diri siswa ini hendaknya konselor mengaplikasikan paket pelatihan ini kepada siswa dan dalam kegiatan pemberian model hendaknya konselor memberikan cuplikan film, sehingga dapat melaksanakan layanan bimbingan konseling bidang pribadi sosial dalam rangka membantu siswa untuk mengembangkan dan meningkatkan kesadaran diri secara optimal. Siswa diharapkan untuk mencari informasi tentang pelatihan kesadaran diri kepada konselor, sehingga siswa mempunyai pengetahuan dan pengalaman baru mengenai bagaimana cara untuk meningkatkan kesadaran diri. Peneliti selanjutnya sebaiknya menjadikan pengembangan paket pelatihan kesadaran diri ini sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya, yaitu menguji efektifitas paket pelatihan kesadaran diri untuk siswa MAN. Tahapan dalam menguji efektifitas tersebut masih dalam serangkaian tahapan pengembangan dalam model R & D Borg and Gall.