SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

EFEKTIVITAS TEKNIK SELF-MANAGEMENT TERHADAP PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS XI SMAN 3 PAMEKASAN

SITI UMRANI

Abstrak


ABSTRAK

 

Umrani, Siti. 2012. Efektivitas Teknik Self-Management Terhadap Peningkatan Kemandirian Belajar Siswa Kelas XI SMAN 3 Pamekasan. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. M. Ramli, M.A. (II) Drs. H. Widada, M.Si.

 

Kata Kunci: self-management, kemandirian belajar, siswa SMA

 

Kemandirian dalam belajar merupakan upaya bagi siswa untuk sukses. Siswa yang memilliki kemandirian dalam belajar akan mempersiapkan segala kebutuhan belajar, memulai belajar, mengatur waktu dalam belajar, mengetahui teknik belajar yang efektif, dapat mengetahui kekurangan diri, dan dapat mengevaluasi hasil belajarnya sehingga mereka berkembang secara optimal dan berhasil studinya. Sebaliknya, siswa yang tidak memiliki kemandirian dalam belajar pada umumnya terhambat optimalisasi potensi dan prestasinya. Siswa yang tidak memiliki kemandirian dalam belajar memerlukan pemahaman diri, sehingga mereka perlu mengubah perilaku tersebut agar lebih mandiri dalam belajar. Mengatasi masalah tersebut diperlukan bantuan yang efektif untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas XI SMA Negeri 3 Pamekasan. Salah satu upayanya ialah pelatihan teknik self-management.

Tujuan pelatihan ini adalah untuk mengetahui efektivitas pelatihan self-management terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa kelas XI SMA Negeri 3 Pamekasan. Rancangan penelitian ini menggunakan eksperimen semu (quasi experiment design). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 3 Pamekasan sebanyak 8 siswa sebagai kelompok eksperimen yang dipilih berdasarkan pengisian angket yang memiliki nilai kemandirian belajar yang rendah.

Untuk menganalisis data menggunakan statistik inferensial non-parametrik, yaitu uji beda two related samples tests Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan tingkat kemandirian belajar siswa sebelum dan sesudah pelatihan self-management pada kelompok eksperimen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik self-management efektif untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Pamekasan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar: 1) konselor dapat membantu siswa untuk meningkatkan kemandirian belajar dengan menggunakan pelatihan self-management, sehingga siswa dapat meningkatkan kemandirian dalam belajar. Selain itu, dalam menerapkan teknik self-management konselor harus mempertimbangkan hal-hal seperti: kesiapan konselor, kesiapan siswa, ketersedian waktu, ketersediaan media, memiliki pengetahuan dan keterampilan mengenai teknik self-management dalam membantu siswa yang kurang dan tidak mandiri dalam belajar sesuai dengan tahapan dalam self-management, 2) kepala sekolah dapat memfasilitasi dan bekerja sama dengan konselor untuk mengembangkan program BK. Fasilitas yang diberikan hendaknya lebih ditingkatkan khususnya untuk layanan bimbingan belajar karena mengingat pentingnya bimbingan saat ini sangat bermanfaat bagi perkembangan belajar siswa, dan 3) peneliti selanjutnya yang tertarik dengan penelitian yang sejenis dapat menambah jumlah subjek, tidak hanya siswa yang termasuk kategori sangat rendah atau rendah saja tetapi bisa mengambil subjek yang termasuk kategori sedang sehingga siswa bisa meningkat kemandirian belajarnya. Selain itu bisa menggunakan kelompok kontrol sebagai pembanding.