SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Self Esteem antara Remaja yang Tinggal di Panti Asuhan dan Remaja yang Tinggal Bersama Keluarga di Kecamatan Mojoroto Kediri

DITA WIDYAWATI

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Widyawati, Dita. 2009. Perbedaan Self Esteem antara Remaja yang Tinggal di Panti Asuhan dan Remaja yang Tinggal Bersama Keluarga di Kecamatan Mojoroto Kediri. Skripsi. Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Pembimbing I: Dr. Adi Atmoko, M. Si, (2)Pembimbing II: Nur Eva, M. Psi.

 

Kata Kunci : Self esteem, remaja, panti asuhan, keluarga.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana gambaran self esteem remaja yang tinggal di panti asuhan, (2) bagaimana gambaran self esteem remaja yang tinggal bersama keluarga, (3) perbedaan self esteem antara remaja yang tinggal di panti asuhan dan remaja yang tinggal bersama keluarga.

Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif komparatif. Populasi penelitian adalah seluruh remaja yang bertempat tinggal di panti asuhan Kecamatan Mojoroto Kediri. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang siswa yang tinggal di panti asuhan. Adapun pengambilan sampel dengan purposive sampling. Analisis penelitian menggunakan Chi Square.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 17 orang atau 56,67% remaja yang tinggal dalam panti asuhan memiliki self esteem sedang dan sebanyak 16 orang atau 53,33 % remaja yang tinggal bersama keluarga memiliki self esteem tinggi. Terdapat perbedaan self esteem antara remaja yang tinggal di panti asuhan dan remaja yang tinggal bersama keluarga (hitung = 36,67 > tabel = 36,415).

Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada: (1) para pengasuh di panti asuhan mengajak berdiskusi menyampaikan perasaan, pikiran, permasalahan yang sedang dihadapi dan membantu dalam penyelesaian masalah sehingga anak asuh akan mengembangkan perasaan bahwa dirinya berarti, (2) remaja yang tinggal di panti asuhan melihat gambaran diri secara keseluruhan dengan meminta masukan bersifat positif dari teman dan pengasuh di panti asuhan sehingga akan menimbulkan perasaan bangga, (3) pihak sekolah mendorong dan memberi kesempatan kepada siswa yang tinggal di panti asuhan untuk mencapai prestasi sehingga dapat meningkatkan self esteem, (4) peneliti selanjutnya dapat meneliti variabel-variabel lain yang berhubungan dengan self esteem.