SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Perilaku Over Protective Orang Tua Dengan Kemandirian Anak Di TK Dharma Wanita Persatuan Petungsewu Dau Kabupaten Malang

Yuliansyah Andy Hermawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Hermawan, Yuliansyah Andy. 2011. Hubungan Perilaku Over Protective Orang Tua Dengan Kematangan Anak Di TK Dharma Wanita Persatuan Petungsewu Dau Kabupaten Malang. Skripsi Jurusan Bimbingan Konseling Dan Psikologi Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd, (II) Dr. M. Ramli, M.A.

 

Kata Kunci : over protective, kematangan anak, anak usia prasekolah.

 

Pada usia pra sekolah, anak lebih banyak menghabiskan waktu di rumah daripada di sekolah. Dengan kata lain, anak lebih sering berinteraksi dengan orang tua daripada guru dan teman-teman sekolah. Artinya anak lebih mempunyai banyak waktu untuk belajar dan bertingkah laku kepada orang tua, jika orang tua dapat memberikan perlakuan yang sesuai, artinya orang tua tidak mengekang ataupun memanjakan anak secara berlebihan, maka anak akan dapat belajar dan bertingkah laku sesuai dengan perkembangan. Perkembangan akan senantiasa diikuti oleh kematangan secara bertahap dan menjadi kompleksitas dalam proses kematangan itu sendiri. Kenyataannya masih ada beberapa orang tua yang bertindak melindungi secara berlebihan (over protective) yang masih saja tidak mengerti tentang wujud perhatian dan kasih sayang kepada anak.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perilaku over protective orang tua di TK Dharma Wanita Persatuan Petungsewu Dau Kabupaten Malang, (2) kematangan anak di TK Dharma Wanita Persatuan Petungsewu Dau Kabupaten Malang, dan (3) hubungan perilaku over protective orang tua dengan kematangan anak di TK Dharma Wanita Persatuan Petungsewu Dau Kabupaten Malang.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan menggunakan sampel total. Oleh karena itu, penelitian ini disebut penelitian populasi. Instrumen yang digunakan adalah angket over protective dan angket kematangan anak dengan jumlah item masing-masing 30. Analisis yang digunakan adalah analisis non-parametrik korelasi kontingensi Chi-Square. Pengolahan datanya menggunakan program SPSS 16.0 for windows.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) orang tua yang berperilaku over protective tergolong sedikit, (2) anak didik yang telah mencapai kematangan tergolong sangat banyak, (3) tidak ada hubungan antara perilaku over protective orang tua dengan kematangan anak.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penulis mempunyai beberapa saran, yaitu (1) bagi orang tua, walaupun hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara perilaku over protective dengan kematangan anak, tetapi orang tua hendaknya tidak berperilaku over protective, karena berdasarkan teori yang ada menyebutkan bahwa ada pengaruh perilaku over protective orang tua terhadap kematangan anak, (2) bagi guru TK, anak didik yang telah mencapai kematangan tergolong sangat banyak, hal ini merupakan keberhasilan guru dalam mendidik anak di TK, maka guru hendaknya tetap memfokuskan aspek-aspek kematangan anak TK sebagai indikator hasil belajar dalam kegiatan anak di TK, yaitu aspek motorik, aspek bahasa, aspek kognitif, aspek seni, dan aspek sosial-emosional, (3) bagi peneliti selanjutnya, hendaknya menggunakan populasi yang lebih luas dan menggunakan metode pengumpulan data yang lebih komprehensif, seperti angket dan observasi, serta menggunakan variabel yang lebih banyak dari penelitian yang sekarang. Penggunaan variabel lebih dari dua, mungkin bisa menggunakan tiga variabel atau lebih.