SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN KEMATANGAN EMOSI DENGAN PROBLEM SOLVING

RORO KINANTI WULANDARI

Abstrak


ABSTRAK Wulandari, Roro Kinanti. 2011.

Hubungan antara Konsep Diri dan Kematangan Emosi dengan Problem Solving Pada Remaja Akhir.

Skripsi, Program Studi Psikologi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing: (I) Dra. Sri Weni Utami, M. Si, (II) Diyah Sulistyorini, S.Psi, M.Psi.

Kata Kunci: konsep diri, kematangan emosi, problem solving

Konsep diri merupakan pandangan serta pendapat mengenai diri sendiri yang hanya dalam pemikiran seseorang belum tentu menjadi realita, yang berkaitan dengan diri fisik, diri pribadi, diri keluarga, diri sosial dan diri moral/etik.

Kematangan emosi merupakan kemampuan seseorang untuk mengontrol dirinya ketika berada dalam situasi sosial tertentu sehingga untuk merespon suatu permasalaha ditandai dengan tidak meledakkan emosinya, menilai situasi secara kritis terlebih dahulu sebelum bereaksi secara emosional, serta memberikan reaksi emosional yang stabil.

Problem solving merupakan suatu proses untuk menemukan suatu solusi atau jalan keluar untuk suatu masalah yang spesifik melalui proses berpikir yang terarah secara langsung dimana proses ini bertujuan untuk memperoleh pemecahan yang ideal atau kepuasan.Penelitian ini bertujuan untuk :1) Mengetahui konsep diri pada remaja akhir 2) Mengetahui kematangan emosi pada remaja akhir 3) mengetahui problem solving pada remaja akhir 4) Mengetahui hubungan antara konsep diri dengan problem solving pada remaja akhir 5) Mengetahui hubungan antara kematangan emosi dengan problem solving 6) Mengetahui hubungan antara konsep diri, kematangan emosi dengan problem solving pada remaja akhir

Subjek penelitian ini adalah remaja akhir yang berjumlah 45 orang yang berusia 18-21 tahun. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan dua skala dan satu angket yaitu Skala Konsep Diri, Skala Kematangan Emosi dan Angket Problem Solving.

Teknik analisis data untuk melihat gambaran Konsep Diri, Kematangan Emosi dan Problem Solving adalah Analisis Deskriptif, untuk mengetahui hubungan antara Konsep Diri dan Problem Solving, Kematangan Emosi dan Problem Solving adalah dengan analisis korelasi Product Moment, sedangkan untuk mengetahui hubungan antara Konsep Diri, Kematangan Emosi dan Problem Solving adalah dengan analisis korelasi Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) 64,44% remaja akhir memiliki konsep diri sedang, 17,78% memiliki konsep diri tinggi dan 17,78% memiliki konsep diri rendah. 2) Pada Kematangan Emosi 68,89% remaja akhir memiliki kematangan emosi sedang, 17,78% memiliki kematangan emosi tinggi dan 13,33% memiliki kematangan emosi rendah. 3) Pada Problem Solving 71,11% remaja akhir memiliki kemampuan problem solving sedang, 11,11% memiliki kemampuan problem solving tinggi dan 17,78% memiliki kemampuan problem solving rendah. 4) Adanya hubungan yang signifikan antara konsep diri dan problem solving (rxy = 0.658, p = 0.000