SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN PEDOMAN SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN HUBUNGAN INTERPERSONAL SISWA KELAS VII SMP

Wahyu Arif Bintoro

Abstrak


ABSTRAK

 

Bintoro, Wahyu Arif. 2011. Pengembangan Pedoman Sosiodrama Untuk Meningkatkan Keterampilan Hubungan Interpersonal Siswa Kelas VII SMP. Skripsi, Jurusan BKP, FIP, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd, (II) Dr. Adi Atmoko, M.Si

 

Kata kunci : Pengembangan, Pedoman Sosiodrama, Keterampilan Hubungan Interpersonal.

 

Sosiodrama merupakan suatu teknik dalam bimbingan kelompok yang berbentuk permainan peran dapat digunakan untuk melatih keterampilan hubungan sosial siswa. Siswa SMP termasuk remaja dengan ciri utama perlunya hubungan interpersonal yang baik dengan teman sebaya dan sekitarnya. Oleh karena itu, untuk membantu konselor melatih keterampilan hubungan interpersonal siswa tersebut, perlu dikembangkan pedoman sosiodrama yang berterima secara teoritis dan praktis. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah menghasilkan pedoman sosiodrama untuk meningkatkan keterampilan hubungan interpersonal yang berterima secara teoritis dan praktis.

Metode pengembangan ini menggunakan model pengembangan prosedural dengan mengadaptasi langkah-langkah dari Borg dan Gall (Sugiyono,2006) yang meliputi: menentukan potensi dan masalah penelitian, mengumpulkan informasi, mendesain produk, validasi desain, dan revisi produk.

Penelitian dilakukan di SMP Negeri 18 Malang.  Berdasarkan penilaian para ahli, pedoman sosiodrama ini berterima secara teoritis. Hal ini dapat diketahui dari hasil penilaian ahli bimbingan konseling pada model sosiodrama yang menunjukkan nilai rerata dalam skala 3 dan penilaian pedoman menunjukkan skala 2,88. Penilaian ahli drama pada model sosiodrama menunjukkan nilai skala 3,17 dan penilaian pedoman menunjukkan skala 3,03. Sedangkan penilaian calon pengguna produk (konselor) pada model sosiodrama menunjukkan nilai skala 3 dan penilaian pedoman menunjukkan nilai skala 3. Dari penilaian tersebut, disimpulkan pedoman sosiodrama ini sangat baik.

Berdasarkan uji lapangan, permainan sosiodrama telah terlaksana dengan baik sehingga dapat dikatakan baik secara praktis. Dengan demikian, pedoman sosiodrama untuk meningkatkan keterampilan hubungan interpersonal ini dapat dikatakan dapat berterima secara teori maupun praktis.

Saran penelitian ini adalah konselor mempelajari, memahami dan melaksanakan sosiodrama untuk meningkatkan keterampilan hubungan interpersonal dan dilaksanakan secara berulang-ulang dalam layanan bimbingan dan konseling. Bagi peneliti selanjutnya, agar pengembangan ini dilanjutkan ke penelitian eksperimen, sehingga hasil yang dilaksanakan diketahui peningkatannya.