SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Dampak Psikologis Korban Tindakan Bullying (Studi Kasus di SMP Negeri Y Kota Malang)

Fidya Luthfina

Abstrak


ABSTRAK

 

Luthfina, Fidya. 2011. Dampak Psikologis Korban Tindakan Bullying (Studi Kasus di SMP Negeri Y Kota Malang). Skripsi. Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Ella Faridari Zen, M.Pd, (II) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd.

 

Kata kunci :bullying, dampak, pribadi sosial, belajar.

 

Dilatarbelakangi munculnya fenomena tindakan bullying yang sering diberitakan dan diperkuat hasil identifikasi pada sebuah sekolah menengah pertama di kota Malang, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui dampak yang dirasakan oleh korban tindakan bullying. Pada lokasi penelitian ditemukan indikasi tindakan bullying yang dilakukan oleh sejumlah siswa.

Dari indikasi tersebut kemudian dikembangkan menjadi sebuah tema penelitian yang bertujuan untuk mengungkap dampak psikologis pada korban tindakan bullying. Tujuan penelitian untuk mengetahui bentuk tindakan bullying dan dampak psikologis yang dialami oleh korban tindakan bullying. Dampak tersebut dirumuskan menjadi dampak terhadap pribadi sosial dan dampak terhadap belajar.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Korban tindakan bullying  adalah siswi kelas VIII pada sekolah menengah pertama yang dipilih sebagai lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara pada satu subjek dan delapan orang informan yang terkait dan memiliki informasi relevan sesuai dengan tema penelitian.

Dari data yang terkumpul diperoleh gambaran mengenai bentuk dan dampak tindakan bullying yang dialami oleh subjek. Bentuk tindakan bullying pada subjek dikategorikan menjadi 2 (dua) jenis, yaitu tindakan bullying secara langsung dan tindakan bullying secara tidak langsung. Tindakan bullying secara langsung berbentuk verbal yang berupa sebutan "balon" yang secara budaya masyarakat setempat dimaknai sebagai pelacur. Selain itu subjek mengalami tindakan bullying secara tidak langsung yaitu perlakuan tidak menyenangkan yang berupa ekspresi wajah kurang bersahabat. Temuan penelitian ini dapat dikelompokkan menjadi dua jenis dampak yang dirasakan subjek. Dampak tersebut yaitu (1) dampak terhadap pribadi sosial sehingga subjek menarik diri dari pergaulan dan kegiatan ekstrakulikuler. (2) dampak terhadap belajar subjek sehingga subjek kurang konsentrasi, melamun saat kegiatan belajar-mengajar, serta nilai subjek yang menurun.

Saran penelitian ini khususnya ditujukan untuk konselor dan peneliti selanjutnya. Penelitian ini dapat digunakan olen konselor sebagai informasi untuk mengenali korban tindakan bullying dan dapat memberi layanan konseling individual maupun kelompok. Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini dapat dijadikan informasi awal untuk mempelajari tindakan bullying lebih lanjut dan aspek lain yang terkait dengan tindakan bullying.