SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan kepercayaan diri remaja melalui konseling kelompok pada siswa madrasah tsanawiyah karya pembangunan karangjati ngawi

Dyah Ayu Fitriana

Abstrak


ABSTRAK

 

Fitriana, Dyah Ayu. 2010. Peningkatan Kepercayaan Diri Remaja Melalui Konseling. Skripsi, Kelompok pada Siswa MTs Karya Pembangunan Karangjati Ngawi Program Studi Bimbingan dan Konseling, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. M. Ramli, M.A., (II) Drs. Harmiyanto

 

Kata Kunci : Kepercayaan diri, remaja, konseling kelompok.

 

Salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan yaitu dengan kebijakan mengenai ketuntasan belajar. Akibat dari kebijakan ini, siswa yang tidak naik kelas harus mengulang. Seharusnya, siswa yang tidak naik kelas dan harus mengulang lebih memahami dan menguasai materi pelajaran sehingga mereka lebih percaya diri, namun kenyataannya di sekolah, siswa yang tidak naik kelas sebagian besar memiliki tingkah laku kurang percaya diri. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis ingin membantu meningkatkan kepercayaan diri siswa yang tidak naik kelas di MTs. Karya Pembangunan Karangjati Ngawi.

Tujuan penelitian ini yaitu (1) untuk mendeskripsikan tingkat kepercayaan diri siswa yang tidak naik kelas di MTs. Karya Pembangunan Karangjati Ngawi sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan konseling kelompok, (2) Mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa yang tidak naik kelas di MTs. Karya Pembangunan Karangjati Ngawi Tahun Ajaran 2009 / 2010.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu. Kelompok eksperimen adalah siswa tidak naik kelas sebanyak 10 siswa yang memiliki kepercayaan diri rendah melalui instrumen pengungkapan kepercayaan diri. Konseling kelompok dilakukan dalam empat kali pertemuan. Jenis sampling yang digunakan adalah random sampling. Data penelitian diuji dengan analisis Ancova.

Hasil penelitian menunjukkan (1) Deskripsi tingkat kepercayaan diri siswa yang tidak naik kelas di MTs. Karya Pembangunan Karangjati Ngawi sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan konseling kelompok, (2) Layanan konseling kelompok efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa yang tidak naik kelas di MTs. Karya Pembangunan Karangjati Ngawi Tahun Ajaran 2009 / 2010.

Saran yang diberikan yaitu bagi pihak sekolah khususnya guru pembimbing, hendaknya memberikan pendampingan dan lebih memperhatikan kepercayaan diri siswa yang tidak naik kelas, salah satu caranya dengan mengadakan konseling kelompok. Diharapkan konselor hendaknya memberikan motivasi yang efektif sehingga siswa dapat secara sukarela mengikuti kegiatan konseling kelompok yang diadakan. Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan mengambil subyek dengan jumlah yang lebih besar. Selain itu juga, peneliti dapat melakukan penelitian berikutnya menggunakan rancangan eksperimen yang tidak hanya memberikan perlakuan terhadap kelompok eksperimen saja tetapi juga terhadap kelompok kontrol, sehingga dapat diketahui efektifitas melalui perbandingan data antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.