SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERSEPSI SISWA TERHADAP KONSELOR DI SMA SE KOTA SUMENEP

Karlina Fitriyah Inayati

Abstrak


ABSTRAK

 

Inayati, Karlina Fitriyah. 2010. "Persepsi Siswa Terhadap Konselor di SMA Negeri se-Kota Sumenep ". Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs. H. Widada, M.Si,  (II) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd

 

Kata kunci : persepsi siswa,

 

Program pendidikan di sekolah bertujuan membantu siswa mengembangkan pribadinya mencapai tingkat perkembangan dan realisasi diri yang optimal. Keberhasilan tujuan pendidikan nasional yang di dalamnya juga merupakan tujuan dari layanan bimbingan konseling tidak dapat dilepaskan dari peran konselor sebagai komponen sekolah. Untuk mewujudkan semua tujuan itu, sekolah tidak hanya menyandarkan pada kualitas dan peran konselor semata. Akan tetapi juga perlu diperhatikan tentang persepsi siswa terhadap peran dan keberadaan konselor di suatu sekolah.

Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui gambaran persepsi siswa tentang konselor di SMA Negeri Kota Sumenep.

Rancangan penelitian ini adalah deskriptif korelasional yang bertujuan mendeskripsikan suatu fenomena apa adanya dan tidak ada perlakuan yang diberikan kepada obyek seperti penelitian eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMA Negeri kota Sumenep, yang terdapat 2 SMA Negeri yang dari masing-masing sekolah terdiri dari siswa kelas X, XI, dan XII,(kelas XI,dan XII terdiri dari dua jurusan, yaitu jurusan IPA dan IPS). Sedangkan yang dijadikan dalam sampel penelitian ini sejumlah 96 orang.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut: Pertama, responden yang menilai pengetahuan konselor menurut persepsi mereka sudah baik, menduduki peringkat tertinggi yaitu sebanyak 79 orang (82.3%) responden. Kedua,  responden yang menilai keterampilan konselor menurut persepsi mereka sudah sangat baik, menduduki peringkat tertinggi yaitu sebanyak 57 orang (59.4%) responden. Ketiga, responden yang menilai sikap/ kepribadian konselor menurut persepsi mereka sudah sangat baik, menduduki peringkat tertinggi yaitu sebanyak 52 orang (54.2%) responden. Keempat, responden yang menilai persepsi siswa terhadap konselor secara keseluruhan sudah sangat baik, menduduki peringkat tertinggi yaitu sebanyak 76 orang (79.2%) responden dan yang menilai baik menduduki peringkat terendah yaitu sebanyak 20 orang (20.8%).

Saran yang dapat diberikan adalah: Pertama, konselor yang menangani bimbingan diharapkan memiliki kinerja yang tinggi sehingga dapat meningkatkan layanan terbaik bagi siswa. Kedua, guru perlu mengetahui kondisi siswa, baik dalam prestasi belajar maupun faktor lain terkait permasalahan yang dihadapi. Ketiga, sekolah dalam hal ini Kepala Sekolah selain secara rutinitas meningkatkan kualitas kinerja gurunya, maka selanjutnya harus lebih memprioritaskan kapasitas Konselor untuk meningkatkan kinerjanya.