SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Locus of Control dengan Kecemasan Menghadapi Ujian Semester Pada Taruna ATKP Surabaya.

Yuanna Fatmawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Fatmawati. Yuanna. 2010. Hubungan antara Locus of Control dengan Kecemasan Menghadapi Ujian Semester Pada Taruna ATKP Surabaya. Skripsi, Program Studi Psikologi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Endang Prastuti, M.Si , (II) Ika A.Farida, S.Psi. M.Psi.

 

Kata kunci: Locus Of Control, Kecemasan.

 

Kecemasan pasti kerap dialami oleh setiap orang baik di lingkungan masyarakat, sosial ataupun instansi pendidikan seperti sekolah. Banyak siswa yang mengalami kecemasan terutama saat menghadapi ujian. Kecemasan yang dialami oleh siswa dalam menghadapi ujian dapat disebabkan oleh kekhawatiran tidak dapat menjawab soal ujian, khawatir mendapat nilai yang buruk, khawatir tidak lulus dan sebagainya. Selain itu juga terdapat faktor dari dalam diri taruna yang dapat mempengaruhi kecemasan yaitu mengetahui gambaran locus of control. Locus of control merupakan salah satu karakteristik kepribadian yang dimiliki setiap individu untuk dapat mengontrol semua perilakunya. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mengetahui gambaran locus of control, (2) Mengetahui gambaran locus of control Internal, (3) Mengetahui gambaran locus of control Eksternal, (4) Mengetahui gambaran kecemasan menghadapi ujian, (5) Mengetahui hubungan antara locus of control dengan kecemasan menghadapi ujian pada siswa taruna.

Desain yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan subyek sebanyak 26 siswa taruna angkatan 2009 baik laki-laki maupun perempuan yang yang akan menghadapi ujian semester di Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan yang diambil dengan Teknik Accidental Sampling. Data locus of control dikumpulkan dengan skala locus of control dengan koefisien reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach diperoleh skor 0,916 dan data kecemasan mengahadapi ujian semester dikumpulkan dengan skala kecemasan dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,911 menggunakan koefisien Alpha Cronbach).

Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa, (1) 15 taruna (57,69%) memiliki kendali locus of control internal dan terdapat 11 taruna (42,31%) memiliki kendali locus of control eksternal.  Sebanyak 11 taruna berarti memiliki kecenderungan locus of control eksternal yang tinggi. Selain itu, tingkat kecemasan taruna/taruni sebanyak 11,5% (3 taruna/taruni) termasuk dalam kategori tinggi sekali, 19,2% (5 taruna) termasuk dalam kategori tinggi, 34,6% (9 taruna/taruni) termasuk dalam kategori cukup, 27% (7 taruna/taruni) termasuk dalam kategori rendah, dan 7,7% (2 taruna/taruni) termasuk dalam kategori rendah sekali.(2) Hasil penelitian yang diperoleh dianalisis dengan teknik Korelasi Product Moment menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara locus of control dengan kecemasan (rs = -0,392, sign.= 0,047