SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN PAKET BIMBINGAN UNTUK MENGATASI RASA RENDAH DIRI SIWA SMP

Ira Widyaswara

Abstrak


ABSTRAK

 

Widyaswara, Ira. 2011. Pengembangan Paket Bimbingan untuk Mengatasi Rasa Rendah Diri Siswa SMP. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd.,  (II) Dra. Henny Indreswari, M.Pd. 

 

Kata kunci: paket bimbingan, rendah diri, siswa SMP.

 

Siswa SMP adalah seorang individu yang sedang berada pada masa remaja dan mengalami perkembangan yang sangat pesat. Masa remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa yaitu antara umur 11-21 tahun di mana individu mengalami perkembangan kehidupan yang lebih matang baik secara mental, emosional, sosial, maupun fisik. Pada masa ini banyak terjadi perubahan dalam diri remaja, salah satunya perubahan fisik. Akibat perubahan fisik yang tidak sesuai dengan yang diinginkan, maka situasi tersebut akan membuat individu menjauh dari kelompoknya atau teman sebayanya. Hal ini mengakibatkan tumbuhnya rasa rendah diri pada siswa. Rasa rendah diri yang dialami oleh siswa jika tidak segera diatasi akan dapat menghambat siswa dalam penyesuaian dengan lingkungannya terutama dalam lingkungan sekolah. Oleh karena itu, konselor perlu membantu siswa untuk mengatasi rasa rendah diri yang dialami.

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan paket bimbingan untuk mengatasi rasa rendah diri siswa SMP yang berguna, mudah, tepat, dan menarik bagi siswa SMP. Produk yang dihasilkan dari pengembangan ini adalah paket bimbingan untuk mengatasi rasa rendah diri siswa SMP yang terdiri atas: (1) modul bimbingan untuk mengatasi rasa rendah diri siswa SMP bagi siswa, (2) panduan bimbingan untuk mengatasi rasa rendah diri siswa SMP bagi konselor, (3) buku kerja bimbingan untuk mengatasi rasa rendah diri siswa SMP. Modul bimbingan untuk mengatasi rasa rendah diri siswa SMP terdiri atas dua penggalan. Penggalan satu yaitu konsep dasar rendah diri yang berisi pengertian rendah diri, faktor penyebab, ciri-ciri, bentuk-bentuk rendah diri, dan dampak rendah diri. Penggalan dua terdiri atas tiga topik. Topik satu tentang pengungkapan diri, topik dua tentang penerimaan diri, dan topik tiga tentang cara bergaul yang baik. Paket ini disusun dengan menggunakan model pembelajaran experiential learning.

            Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadaptasi langkah-langkah pengembangan dari Borg & Gall (1989) yang terdiri atas tahap perencanaan, tahap pengembangan produk, dan tahap uji coba. Subjek uji coba yaitu ahli Bimbingan Konseling dan ahli Bahasa. Uji calon pengguna produk yaitu konselor, dan uji kelompok kecil yaitu siswa SMP satu kelas. Data dikumpulkan melalui format  uji ahli dan uji calon pengguna produk berupa skala penilaian. Data yang diperoleh adalah data kuantitatif dan kualitatif. Sedangkan data yang diperoleh melalui uji kelompok kecil berupa data kualitatif.  Data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan analisis rerata dan data kualitatif dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif.

Berdasarkan hasil uji ahli BK, paket bimbingan untuk mengatasi rasa rendah diri siswa SMP dilihat dari segi kegunaan dinyatakan sangat berguna untuk siswa dan konselor dalam pemberian layanan informasi dengan skor rata-rata 3,18. Dari aspek kemudahan, paket ini sangat mudah diberikan kepada siswa dengan skor rata-rata 3,2. Dari aspek ketepatan, paket ini sangat tepat untuk digunakan oleh siswa dan konselor dengan skor rata-rata 3,12. Dari aspek kemenarikan, paket ini menarik dengan skor rata-rata 3. Menurut ahli Bahasa, paket bimbingan untuk mengatasi rasa rendah diri siswa SMP sangat tepat dengan skor rata-rata 3,33. Berdasarkan hasil uji calon pengguna produk (konselor) dilihat dari aspek kegunaan, paket ini sangat berguna dengan skor rata-rata 3,27. Dari aspek kemudahan, paket ini sangat mudah dengan skor rata-rata 3,2. Dari aspek ketepatan, paket ini tepat dengan skor rata-rata 3,09. Dari aspek kemenarikan, paket ini sangat menarik dengan skor rata-rata 3,4. Berdasarkan hasil uji kelompok kecil (siswa), paket bimbingan untuk mengatasi rasa rendah diri siswa SMP sudah cukup baik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, saran yang diberikan adalah: (1) Dalam memberikan materi bimbingan, konselor diharapkan menggunakan media dan konselor juga harus memahami prosedur bimbingan dan materi bimbingan agar siswa dapat mencapai tujuan bimbingan yang dikehendaki, (2) konselor harus bisa mengatur waktu untuk pelaksanaan bimbingan karena minimnya jam tatap muka di dalam kelas, (3) bagi peneliti selanjutnya, dapat melakukan uji efektivitas paket bimbingan untuk mengatasi rasa rendah diri siswa SMP guna  mengetahui keefektivitasan dan kelayakan penerapan paket, dan (4) paket ini dikembangkan dengan melakukan need assessment  di SMP Negeri 20 Malang, sehingga apabila dilakukan untuk SMP lain, maka perlu dilakukan penyesuaian dengan menganalisis kembali kebutuhan siswa terhadap paket bimbingan untuk mengatasi rasa rendah diri siswa SMP.