SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN PERILAKU ASERTIF DENGAN KENAKALAN REMAJA DI SMA N 9 MALANG

Danik Rinawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Rinawati, Danik. 2009. Hubungan Konsep Diri dan Perilaku Asertif dengan Kenakalan Remaja di SMA N 9 Malang. Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd. (II) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd.

 

Kata Kunci: Konsep diri, perilaku asertif, kenakalan remaja

 

            Siswa SMA berada pada usia remaja yaitu masa peralihan antara masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik dan psikologis. Dengan adanya perubahan fisik dan psikologis ini, remaja harus memiliki konsep diri dan perilaku asertif agar terhindar dari perilaku menyimpang atau kenakalan remaja.

            Konsep diri adalah pandangan seseorang terhadap dirinya sendiri, dengan memiliki konsep diri yang positif maka akan mempunyai pengetahuan yang luas tentang diri, pengharapan yang realistis dan harga diri yang tinggi, sehingga implikasinya tidak takut dengan situasi baru yang ada pada diri remaja, kreatif, punya ide sendiri, bertanggung jawab atas tindakanya. Sedangkan perilaku asertif adalah pengungkapan diri secara terbuka, tegas dan bebas atas perasaan positif dan negatif maupun tindakan mempertahankan hak mutlak dengan tetap memperhatikan perasaan orang lain. Dengan memiliki perilaku asertif maka anak akan mampu untuk mengungkapkan perasaanya tanpa menyakiti orang lain sehingga tidak menimbulkan perilaku menyimpang.

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana konsep diri siswa SMA N 9 Malang, (2) Bagaimana perilaku asertif siswa SMA N 9 Malang, (3) Bagaimana kenakalan remaja SMA N 9 Malang, (4) hubungan konsep diri dengan kenakalan remaja di SMA N 9 malang, (5) hubungan perilaku asertif dengan kenakalan remaja di SMA N 9 Malang, (6) Hubungan Konsep diri dengan perilaku asertif di SMA N 9 malang, (7) hubungan konsep diri dan perilaku asertif dengan kenakalan remaja di SMA N 9 Malang.

            Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N 9 Malang sebanyak 199. Sampel penelitian sejumlh 76 orang siswa, diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket atau kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah persentase, korelasi product moment dan regresi berganda.

            Hasil penelitian yaitu: (1) banyak sekali (89,47%) siswa yang memiliki konsep diri tinggi, sedikit sekali siswa yang memiliki konsep diri sangat tinggi (6,58%) dan cukup (3,95%). (2) banyak sekali (81,58%) siswa yang memiliki perilaku asertif tinggi dan sedikit sekali (18,42%) siswa yang memiliki perilaku asertif cukup tinggi. (3) Banyak (60,53%) siswa yang cukup nakal, sedikit (36,84%) siswa yang tidak nakal dan sedikit sekali (2,63%) siswa yang nakal. (4) ada hubungan negatif antara konsep diri dengan kenakalan remaja di SMA N 9 malang. (5) ada hubungan negatif antara perilaku asertif dengan kenakalan remaja di SMA N 9 malang. (6) ada hubungan antara konsep diri dengan perilaku asertif