SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Efektivitas Teknik Behavior Contract untuk Mengurangi Perilaku Membolos Siswa Kelas X Di SMA Negeri 5 Malang

Happy Lailatul Fajri

Abstrak


ABSTRAK

 

Fajri, Happy Lailatul. 2011. Efektivitas Teknik Behavioral Contract untuk Mengurangi Perilaku Membolos Siswa Kelas X Di SMA Negeri 5 Malang.Skripsi. Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd, (2) Dr. M. Ramli, M.A.

 

Kata kunci : Teknik behavior contract, membolos, konseling behavioral

 

Membolos adalah suatu bentuk perbuatan melalaikan kewajiban belajar di sekolah. Perilaku tersebut tergolong perilaku yang tidak adaptif sehingga harus ditangani secara serius. Salah satu teknik yang dapat digunakan untuk mengatasi perilaku membolos yaitu teknik behavior contract.  Kontrak tingkah laku (behavior contract) merupakan salah satu  bagian dari teknik-teknik dalam pendekatan behavioral. Kontrak tingkah laku merupakan fase dari rencana untuk mendapatkan perubahan. Teknik ini merupakan strategi yang menyangkut penetapan sebelumnya atas konsekuensi internal dan eksternal yang akan mengikuti pelaksanaan perbuatan yang diinginkan atau yang tidak diinginkan. Kontrak seperti itu bisa menolong individu untuk tetap memiliki komitmen dalam hal melakukan rencana perbuatan dengan suatu derajat konsistensi tertentu. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui efektivitas teknik behavior contract dalam mengurangi perilaku membolos siswa.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental. Penelitian ini menggunakan desain pre-test and post-test group design. Treatment dilakukan empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini meliputi siswa kelas X SMA Negeri 5 Malang yang frekuensi membolosnya lebih dari tiga hari sejumlah 7 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi, yaitu dengan mencatat absensi pada daftar hadir siswa di sekolah. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis statistik nonparametik yaitu The Wilcoxon Matched-pairs Signed-ranks Test.

Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) frekuensi membolos subyek penelitan sebelum diadakan treatment tergolong cukup tinggi; (2) frekuensi membolos subyek penelitian tergolong rendah setelah pemberian treatment; (3) teknik behavior contract efektif dalam mengurangi perilaku membolos siswa. Perilaku membolos siswa mengalami penurunan yang signifikan setelah pemberian treatment konseling kelompok dengan teknik behavior contract.

Atas dasar hasil penelitian, maka penulis mengajukan saran bahwa konselor dapat menggunakan teknik behavior contract sebagai salah satu teknik untuk  mengurangi perilaku membolos siswa, karena teknik behavior contract efektif dalam  mengurangi frekuensi perilaku membolos siswa. Disamping itu, peneliti selanjutnya mengadakan penelitian yang sama dengan menggunakan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen agar ditemukan efektivitas teknik behavior contract yang lebih meyakinkan.