SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Citra Tubuh dan Harga Diri pada Siswa SMA Negeri 1 Bangkalan

Vicky Aprilian Ramadani

Abstrak


ABSTRAK

 

Ramadani, Vicky Aprilian. 2011. Hubungan antara Citra Tubuh dan Harga Diri pada Siswa SMA Negeri 1 Bangkalan. Skripsi. Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Pembimbing I: Drs. Fattah Hidayat, M. Si, (2)Pembimbing II: Ika Andrini Farida, S.Psi, M. Psi.

 

Kata Kunci : Citra tubuh, harga diri, siswa SMA.

 

Hurlock (1993) menyebutkan bahwa ketidakpuasan pada remaja putra lebih banyak di alami di bagian tubuh tertentu yang dapat menjadi salah satu penyebab timbulnya citra tubuh yang kurang baik dan kurangnya harga diri selama masa remaja.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi citra tubuh siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bangkalan; (2) deskripsi harga diri siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bangkalan; (3) hubungan antara citra tubuh dan harga diri pada siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bangkalan. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan antara citra tubuh dengan harga diri pada siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bangkalan.

Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dan korelasional. Populasi penelitian adalah siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bangkalan. Pengambilan sampel menggunakan teknik quota. Alat pengumpul data berupa (1) skala citra tubuh yang dikembangkan berdasarkan teori Jersild dengan validitas berkisar (rxy) 0,329 sampai 0,772 dan reliabilitas 0,938; (2) skala harga diri yang dikembangkan berdasarkan teori Coopersmith dengan validitas berkisar (rxy) 0,329 sampai 0,683 dan reliabilitas 0,916. Analisis deskriptif dalam penelitian menggunakan mean absolut dan standar deviasi sedangkan analisis korelasi data menggunakan teknik analisis korelasi Pearson.

Hasil penelitian menunjukkan (1) sebesar 61% atau sebanyak 20 siswa dari 33 siswa memiliki citra tubuh sedang dan 39% atau sebanyak 13 siswa dari 33 siswa memiliki citra tubuh tinggi. (2) sebesar 94% atau sebanyak 31 orang dari 33 orang memiliki harga diri tinggi dan 4% atau sebanyak 2 orang memiliki harga diri rendah. (3) Uji korelasi dalam penelitian ini menggunakan analisis parametrik, yaitu analisis Pearson dan diperoleh koefisien korelasi sebesar r = 0,980, p = 0,000 < 0,01. Hal ini berarti ada hubungan positif antara citra tubuh dan harga diri. Artinya semakin tinggi citra tubuh maka semakin tinggi harga diri.

(1) Bagi siswa diharapkan untuk dapat lebih menumbuhkan citra tubuh positif dengan cara membiasakan pola makan yang sehat, memiliki gaya hidup yang aktif, tidak terfokus pada ukuran, postur atau berat badan, mengembangkan bakat dan hobi, dan percaya diri. Dengan citra tubuh yang lebih positif akan meningkatkan harga diri. (2) Bagi peneliti selanjutnya diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan penelitian selanjutnya. Diharapkan juga untuk memperluas populasi dan menambah jumlah sampel penelitian agar hasil penelitian yang diperoleh dapat lebih akurat. Selain itu, peneliti untuk penelitian selanjutnya diharapkan mengembangkan instrumen menggunakan teori yang terbaru dan lebih mutakhir.