SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN KECEMASAN DALAM MENGHADAPI DUNIA KERJA DITINJAU DARI JENIS KELAMIN PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR DI UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Nugraha Dwi Widayanto

Abstrak


ABSTRAK

 

Widayanto, Nugraha Dwi. 2011. Perbedaan Kecemasan dalam Menghadapi Dunia Kerja Ditinjau dari Jenis Kelamin pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed, (II) Diantini Ida Viatrie, S.Psi, M.Psi.

 

Kata kunci: kecemasan dalam menghadapi dunia kerja, jenis kelamin, mahasiswa tingkat akhir.

 

Setiap individu mempunyai persepsi tersendiri terhadap kerja. Mahasiswa laki-laki masih menganggap kegiatan mencari pekerjaan adalah sebagai langkah selanjutnya yang utama setelah menyelesaikan pendidikan kesarjanaannya. Sedangkan untuk mahasiswa perempuan, kebanyakan dari mereka tidak memandang kegiatan mencari kerja sebagai langkah selanjutnya yang harus mereka tempuh. Dan kecemasan menghadapi dunia kerja merupakan fenomena yang akan dihadapi oleh mahasiswa tingkat akhir.

Penelitian yang dilakukan bertujuan mengetahui (1) bagaimana tingkat kecemasan menghadapi dunia kerja mahasiswa laki-laki tingkat akhir Universitas Negeri Malang, (2) bagaimana tingkat kecemasan menghadapi dunia kerja mahasiswa perempuan tingkat akhir Universitas Negeri Malang, (3) apakah ada perbedaan kecemasan menghadapi dunia kerja ditinjau dari jenis kelamin mahasiswa di Universitas Negeri Malang.

Rancangan penelitian adalah deskriptif dan komparatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa tingkat akhir tahun akademik 2007 Universitas Negeri Malang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 150 mahasiswa. Alat pengumpulan data berupa skala kecemasan yang dikhususkan dalam menghadapi dunia kerja yang dikembangkan berdasarkan teori dari Atkinson, sedangkan jenis kelamin diketahui melalui data isian kuisioner yang diisi oleh subyek. Skala yang digunakan adalah model Likert. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t atau t-test.

Hasil penelitian menunjukkan (1) kecemasan menghadapi dunia kerja mahasiswa laki-laki tingkat akhir Universitas Negeri Malang adalah sedang. (2)  kecemasan menghadapi dunia kerja mahasiswa perempuan tingkat akhir Universitas Negeri Malang adalah sedang. (3) kecemasan menghadapi dunia kerja mahasiswa laki-laki tingkat akhir lebih kecil (M=103,64) dibandingkan dengan mahasiswa perempuan tingkat akhir (M=113,57). (4) ada perbedaan yang signifikan antara kecemasan menghadapi dunia kerja ditinjau dari jenis kelamin (p = 0,013 < 0,05).

Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi (1) mahasiswa laki-laki tingkat akhir diharapkan tidak menyembunyikan atau menekan kecemasan tersebut, akan tetapi lebih diharapkan untuk mengatasinya dengan cara-cara yang positif. Sedangkan untuk mahasiswa perempuan diharapkan untuk bisa mengekplorasi kemampuan diri secara maksimal. (2) Bagi pihak Universitas Negeri Malang disarankan mengembangkan program-program yang dapat mengurangi tingat kecemasan mahasiswa, misalnya dengan cara memberi penghargaan pada mahasiswa berprestasi dan mengadakan seminar atau workshop tentang pengenalan dunia kerja. (3) Bagi peneliti selanjutnya bisa membahas hubungan kecemasan dan jenis kelamin terhadap dunia kerja, memperluas ruang lingkup penelitian, menggabungkan teknik penelitian kualitatif dan kuantitatif, dan hendaknya memperhatikan variabel lain yang memiliki keterkaitan dengan variabel kecemasan.