SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Kecemasan Mengalami Fase Klimakterik dengan Pengetahuan tentang Menopause

Puji Isnainiwati

Abstrak


ABSTRAK

 

Isnainiwati,  Puji.  2011.  Hubungan  antara  Kecemasan  Mengalami  Fase Klimakterik  dengan  Pengetahuan  tentang  Menopause.  Skripsi,  Program Studi  Psikologi,  Jurusan  Bimbingan  Konseling  dan  Psikologi,  Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Adi Atmoko, M.Si, (II) Diantini Ida Viatrie, S.Psi, M.Psi. 

 

Kata kunci: Klimakterik, Menopause, Kecemasan, pengetahuan.

 

Menopause  merupakan  suatu  hal  yang  kodrati  akan  dialami  oleh  setiap wanita. Ketika mengalami  fase  klimakterik, wanita  dapat memiliki  respon  yang berbeda-beda karena pengetahuannya mengenai menopause.

Tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetahui:  (1) gambaran kecemasan mengalami  fase klimakterik, (2)  gambaran  pengetahuan  tentang menopause,  (3)  hubungan  antara  kecemasan mengalami  klimakterik  dengan  pengetahuan  tentang  menopause.  Desain  yang digunakan  adalah  deskriptif  dan  korelasional  dengan  subjek  penelitian  sebanyak 51  wanita  pramenopause  berumur  42  -  52  tahun  yang  diambil  dengan  teknik Purposive  Sampling.  Data  tingkat  kecemasan  dikumpulkan  dengan  skala kecemasan mengalami klimakterik (koefisien validitas aitem antara 0.300 sampai 0.640  dan  koefisien  reliabilitas  instrumen  sebesar  0.943),  sedangkan  data pengetahuan menopause  dikumpulkan  dengan  kuesioner  pengetahuan  (koefisien validitas  aitem  antara  0.307  sampai  0.633  dan  koefisien  reliabilitas  instrumen sebesar  0.714).

Hasil  penelitian  yang  dianalisis  dengan  teknik Korelasi Product Moment  -  Pearson  menunjukkan  adanya  korelasi  negatif  antara  kecemasan mengalami fase klimakterik dengan pengetahuan tentang menopause (rxy = -0,443 sig 0.001 < 0.05). Artinya, semakin  tinggi pengetahuan  tentang menopause maka semakin  rendah  kecemasan  ketika  mengalami  klimakterik,  sebaliknya  semakin rendah  pengetahuan  menopause  maka  semakin  tinggi  kecemasan  ketika mengalami klimakterik.

Hasil analisis korelasional didukung dengan hasil analisis deskriptif yang menunjukkan bahwa secara umum wanita pramenopause memiliki kecemasan  ketika  mengalami  klimakterik  dalam  kategori  tinggi  (56.86%), sedangkan  pengetahuan  tentang  menopause  tergolong  rendah  (35.30%).

Disarankan  bagi  penggerak  PKK  serta  institusi  kesehatan  hendaknya  dapat melakukan  penyuluhan  tentang  menopause  kepada  wanita  pramenopause,  Bagi keluarga diharapkan  lebih memberi perhatian dan dukungan kepada wanita yang mengalami  fase  klimakterik,  bagi  wanita  pramenopause  hendaknya berkomunikasi  secara  terbuka  dengan  keluarga  serta  menghadapi  menopause dengan sikap positif, dan bagi peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian yang lebih komprehensif mengenai menopause.