SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

studi kasus adiksi layanan pesan singkat (Short Message Service) pada Subyek yang memiliki karakteristik kepribadian kesepian.

Yessy Kurniawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Kurniawati, Yessy. 2011. Studi kasus adiksi layanan pesan singkat (Short Message Service) pada Subyek yang memiliki karakteristik kepribadian kesepian. Skripsi. Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed, (II) Nur Eva, S.Psi, M.Psi

 

Kata Kunci: karakteristik individu kesepian, adiksi layanan pesan singkat

 

Salah satu persoalan yang memberikan hambatan untuk menikmati kebahagiaan adalah kesepian.  Sejumlah  orang  yang  kesepian merasa  takut  dan  putus  asa. Mereka  percaya  hidup sendirian  itu mengerikan dan menyesali hidup mereka, menyalahkan orang  lain  atas masalah yang mereka  hadapi, merasa  tidak  punya  harapan,  karena mereka  percaya  tidak  akan  pernah menemukan  kebahagiaan  atau  kesempatan  berhubungan  erat  dengan  orang  lain.  Mereka menganggap  segala kepuasan dalam hidup  ini berasal dari hubungan yang penuh  arti dengan orang  lain  oleh  karena  itu  seseorang melakukan  berbagai  cara  untuk mengatasi  kesepian  itu sendiri. Adanya perkembangan yang sangat pesat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, yaitu adanya  layanan  pesan  singkat,  seseorang  yang  kesepian  akan menghabiskan waktunya  untuk melakukan  kegiatan  sms.  Mereka  mengatasi  perasaan  kesepiannya  tersebut  dengan  cara sharing dengan teman melalui sms sebanyak ratusan kali dalam sehari Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan  kasus  adiksi  layanan  pesan  singkat  (short  message  service)  pada Subyek yang memiliki karakteristik kepribadian kesepian.

Penelitian  ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode  studi kasus. Subyek dalam  penelitian  ini  adalah mahasiswa  yang memiliki  ciri-ciri  kepribadian  kesepian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan observasi. Terdapat tiga orang subyek  dengan  ciri-ciri  kepribadian  kesepian  di Universitas Negeri Malang.  Teknik  analisis data dalam penelitian  ini dilakukan dengan cara  (1) menelaah seluruh data yang  tersedia dari berbagai sumber yaitu dengan jalan mengolah data dari hasil wawancara, (2) reduksi data dari hasil wawancara, (3) menyusun dalam satuan-satuan,  (4) pemeriksaan keabsahan data melalui triangulasi sumber, (5) menafsirkan data. 

Hasil  temuan  dari  penelitian  ini,  yaitu:  (1)  Ketiga  subyek  memiliki  karakteristik individu  kesepian  dengan  ciri-ciri  rendah  diri,  perfeksionisme  romantis,  perfeksionisme emosional, hopeless, rasa terasing dan terkucil, peka terhadap penolakan, takut sendirian, putus asa,takut membuka  diri,tidak  tegas, menganggap  orang  lain  kurang  ramah, mempertahankan diri dan takut terhadap kritikan; (2) Dalam diri ketiga subyek terdapat simptom adiksi layanan pesan singkat yaitu preoccupation,  tolerance,  loss of control, withdrawal, escape, dishonesty, crime  serta  social,academic  and  professional  harm;  (3)  Karakteristik  kepribadian  kesepian yang  dimiliki  subyek  mengakibatkan  subyek  mengatasinya  dengan  menggunakan  media layanan pesan  singkat karena beranggapan bahwa  saat melakukan kegiatan SMS mereka bisa sharing  dan  tetap  terhubung  dengan  teman-temannya  (sesuai  ciri  perfeksionisme  romantis) dengan  tujuan membunuh  rasa  bosan  dan mengalihkan  perhatian  dari  lingkungan  sekitarnya ketika  sendirian,  subyek  butuh  terhubung  dalam  jumlah  yang  lebih  besar  dengan  SMS  dan menjadi  kompulsif  sehingga menjadi  kehilangan  kontrol,  subyek merasa  gelisah  dan merasa sepi serta    tidak diperhatikan    jika seharian    tidak ada SMS, sehingga subyek mengirim SMS dengan  identitas  palsu  pada  teman-temannya  agar  terus  ada  yang  mengirimkan  SMS  pada subyek. Disarankan  kepada  subyek  untuk meminta  bantuan  pada  Psikolog  profesional  untuk mengurangi perilaku adiksi.