SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH METODE PENGELOLAAN DIRI (SELF-MANAGEMENT) TERHADAP BERAT BADAN REMAJA PUTRI YANG MENGALAMI OBESITAS

SISKA DWI JAYANTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Jayanti, Siska Dwi. 2011. Pengaruh Metode Pengelolaan Diri (Self-Management) terhadap Berat Badan Remaja Putri yang Mengalami Obesitas di SMA Negeri 1 Kepanjen. Skripsi, Program Studi Psikologi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Endang Prastuti, M.Si, (II) Ninik Setiyowati, S.Psi,  M.Psi.

 

Kata Kunci: metode pengelolaan diri (self-management), berat badan

 

Obesitas merupakan suatu kondisi kronis yang menunjukkan adanya penumpukkan lemak tubuh yang melebihi normal. Remaja memiliki kecenderungan untuk mengalami penambahan berat badan sebagai akibat dari masa pubertas. Obesitas yang terjadi pada masa remaja perlu mendapat penanganan khusus karena remaja yang obesitas memiliki kecenderungan menjadi dewasa yang obesitas dan rentan terhadap masalah psikologis. Pada remaja khususnya remaja putri sering memilih diet yang tidak sehat dalam menurunkan berat badan dan permasalahan berat badan yang turun-naik tidak dapat dihindari hal ini disebabkan tidak diimbangi dengan perubahan perilaku. Metode pengelolaan diri (self-management) merupakan salah satu metode pengubahan perilaku yang mana klien sendirilah yang dapat mengurangi/ mengubah perilaku lama yang tidak efektif melalui bantuan minimal dari seorang konselor/ terapis dengan menggunakan suatu teknik atau kombinasi teknik tertentu - pemantauan diri, kendali rangsang dan hadiah diri - dalam mempelajari hal-hal yang baru dan mengatur kembali lingkungannya. Metode pengelolaan diri (self-management) diduga mempunyai pengaruh terhadap perubahan berat badan pada remaja putri yang mengalami obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengelolaan diri (self-management) terhadap berat badan remaja putri yang mengalami obesitas. 

Rancangan penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Variabel eksperimental dalam penelitian ini adalah metode pengelolaan diri (self-management) dan variabel terikat adalah berat badan pada remaja putri yang obesitas. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling incidental. Subyek penelitian berjumlah tiga orang remaja putri yang mengalami obesitas di SMA Negeri 1 Kepanjen.

Analisis hasil penelitian adalah analisis komparatif menggunakan uji statistik nonparametrik two related sample dengan uji Wilcoxon. Uji hipotesis menunjukkan hasil nilai Z= -1.604 dengan signifikansi 0.109 (p> 0.05) yang berarti bahwa tidak ada pengaruh metode pengelolaan diri (self-management) terhadap berat badan remaja putri yang mengalami obesitas.

Ketidakberhasilan metode pengelolaan diri dalam mempengaruhi berat badan pada remaja putri yang mengalami obesitas disebabkan oleh waktu pelaksanaan treatment yang terlalu singkat, prosedur pengelolaan diri yang belum dilakukan secara maksimal, komitmen dan motivasi yang cenderung berubah pada remaja dan kurangnya dukungan dari lingkungan. Metode pengelolaan diri untuk menurunkan berat badan diduga kurang sesuai jika diterapkan pada remaja karena emosi pada remaja cenderung fluktuatif yang dapat mempengaruhi motivasi dalam melakukan pengelolaan diri. Dalam penelitian ini terdapat variabel ekstra yang mempengaruhi penelitian dan perlu dikontrol dengan ketat diantaranya komitmen dan motivasi, serta kondisi lingkungan di sekitar subyek. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan pada penelitian selanjutnya melakukan kontrol yang lebih ketat terhadap variabel-variabel yang ikut berpengaruh selama proses penelitian.