SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Kemampuan Adversity dan Intensi Berwirausaha Pada Siswa SMK Yayasan Pendidikan Ma'arif 1 Taman Sidoarjo

Dwi Ratih Anomsari

Abstrak


ABSTRAK

 

Anomsari, Dwi Ratih. 2011. Hubungan Kemampuan Adversity Dan Intensi Berwirausaha Pada Siswa SMK Yayasan Pendidikan Ma'arif (YPM) 1 Taman Sidoarjo. Skripsi, Program Studi Psikologi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Fattah Hidayat, S.Psi., M.Si., (II) Drs. Mohammad Bisri, M.Si.

 

Kata Kunci : kemampuan adversity, intensi berwirausaha.

 

Berdasarkan fakta yang dikemukakan oleh Bapak Dharmawan, ketua organisasi kewirausahaan, banyak lulusan SMK yang belum siap bekerja dan menjadi pengganguran. Hal ini disebabkan para lulusan SMK tidak berani berwirausaha karena takut akan kesulitan dan kegagalan. Disamping itu pula, meningkatnya kebutuhan hidup yang menuntut adanya pemenuhan, mendorong siswa SMK untuk segera lulus dan dapat mencari penghasilan sendiri dengan ilmu dan keterampilan yang sudah dimiliki dalam wirausaha (Dharmawan, 2011). Berwirausaha merupakan salah satu pilihan yang rasional mengingat sifatnya yang mandiri, sehingga tidak tergantung pada ketersediaan lapangan kerja yang ada. Salah satu faktor pendukung wirausaha adalah keinginan. Ini oleh Fishbein dan Ajzen (dalam Dayaksini & Hudaniah, 2006) disebut sebagai intensi, yaitu komponen dalam diri individu yang mengacu pada keinginan untuk melakukan tingkah laku tertentu. Intensi berwirausaha adalah keinginan yang ada pada diri seseorang untuk melakukan suatu tindakan wirausaha dengan berani mengambil resiko dalam menangani usaha yang mengarah pada upaya, mencari, menciptakan, menerapkan, cara kerja, teknologi, dan produk baru. Sedangkan kemampuan adversity adalah kemampuan seseorang dalam bereaksi terhadap kesulitan yang dihadapinya (Stoltz, 2000).

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan korelasional dengan besaran sampel berjumlah 86 siswa yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Hasil uji validitas aitem kemampuan adversity diperoleh nilai validitas antara 0.304 sampai 0.686 dan penghitungan reliabilitas dengan koefisien alpha cronbach 0.786. sedangkan untuk hasil uji validitas aitem intensi berwirausaha diperoleh nilai validitas antara 0.304 sampai 0.727 dan penghitungan reliabilitas dengan koefisien alpha cronbach 0.925. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kemampuan adversity dengan intensi berwirausaha pada siswa SMK YPM 1 Taman Sidoarjo (rxy = 0.774, sig.= 0.000 < 0.05). Artinya semakin tinggi kemampuan adversity siswa maka semakin baik intensi berwirausahanya. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa siswa SMK YPM 1 Taman Sidoarjo yang memiliki kemampuan adversity tinggi sebanyak 1 siswa (2%), sedang 37 siswa (82%), dan rendah 7 siswa (16%). Sedangkan siswa SMK YPM 1 Taman Sidoarjo yang memiliki intensi berwirausaha tinggi sebanyak 6 siswa (13%), sedang 34 siswa (76%), dan rendah 5 siswa (11%).

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan kepada : (1) siswa: dapat mengidentifikasi seberapa besar skill competence dan motivasi yang dimilikinya (2) sekolah: meningkatkan kinerjanya, dalam hal ini memperbaiki metode pengajaran program kewirausahaan agar lebih menarik (3) peneliti selanjutnya: dapat mengembangkan penelitian tentang kemampuan Adversity misalnya menjadikan tipe Adversity sebagai variabel penelitian.