SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara kecerdasan adversity dan harga diri pada mahasiswa

Ambar Pranita Ruliana

Abstrak


ABSTRAK

 

Ruliana, Ambar Pranita. 2011. Hubungan antara kecerdasan adversity dan harga diri pada mahasiswa.  Skripsi. Jurusan  Bimbingan  Konseling  dan  Psikologi, Program  Studi Psikologi  Fakultas  Ilmu  Pendidikan, Universitas  Negeri  Malang.  Pembimbing: (I) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed. (II)  Anies Syafitri S. Psi., M. Psi.

 

Kata Kunci: Kecerdasan adversity, Harga Diri, Mahasiswa

 

Mahasiswa  adalah  usia  dimana  individu memandang  dunia  seperti  apa  yang  diinginkan bukan  sebagaimana  adanya. Mahasiswa akan menyukai  dan menghargai  dirinya  sendiri jika  ia  mampu  menerima  dirinya  sendiri.  Penilaian  terhadap  dirinya  sendiri  akan mempengaruhi  proses  berpikir,  perasaan,  keinginan,  nilai  maupun  tujuan  hidupnya.

Seseorang yang memandang dan mampu mengubah kesulitan atau hambatan sebagai suatu tantangan  dan  peluang  adalah  seseorang yang  akan mampu  terus  berjuang dalam  situasi apapun sehingga merekalah yang akan mencapai kesuksesan. Harga diri merupakan salah satu  bagian  dari  kepribadian  yang  sangat  penting  dalam  kehidupan  sehari-hari. Dengan keadaan ini akan membawa seseorang menuju ke arah keberhasilan atau kegagalan dalam hidup  serta  perasaan  percaya  akan  dirinya  mampu  untuk  dapat  hidup  dengan  layak.Seorang  mahasiwa  yang  mempunyai  kecerdasan  dalam  menghadapi  kesulitan  dan merubahnya menjadi peluang yang tinggi juga memiliki penghargaan yang tinggi terhadap dirinya. Sebaliknya  seseorang yang mempunyai  kecerdasan adversity  yang  rendah  pasti memiliki penghargaan yang rendah pula terhadap dirinya.

Penelitian  ini  dilaksanakan  dengan  tujuan  untuk  mengetahui  (1)  gambaran tingkat kecerdasan adversity  pada  mahasiswa  (2) gambaran harga  diri  pada  mahasiswa (3) hubungan  antara  kecerdasan adversity  dan  harga  diri  pada  mahasiswa  dengan menggunakan  metode  kuantitatif  yang  dikembangkan  dengan  cara  deskriptif  dan korelasional.  Populasi  dalam  penelitian  ini  mahasiswa  Fakultas  Ekonomi  Universitas Negeri Malang, sampel dalam penelitian  ini 100 mahasiswa dengan menggunakan  teknik incendental sampling.  Penelitian  ini  menggunakan  dua  instrumen  (1)  skala kecerdasanadversity dengan reliabilitas 0,935 (2) skala harga diri  dengan reliabilitas 0,951.

Hasil  dari penelitian  ini  adalah  (1) Sebagian besar memiliki  kecerdasan adversity dalam tingkatan sedang, (2) Sebagian besar memiliki  harga diri dalam  tingkatan  tinggi, (3) Uji korelasi  dengan  menggunakan  analisis  Product  Moment  diperoleh  bahwa  ada  korelasi positif  antara  kecerdasan adversity  dan  harga  diri  pada  mahasiswa. 

Berdasarkan  hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan  positif antara kecerdasan adversity dan harga diri pada mahasiswa,  semakin tinggi kecerdasan adversity maka semakin tinggi pula harga diri mahasiswa, sebaliknya semakin rendah kecerdasan adversity maka semakin rendah pula harga diri pada mahasiswa.

Disarankan  pada mahasiswa  untuk meningkatkan  kecerdasan dalam mengatasi  kesulitan lalu mengubahnya menjadi peluang, dan juga meningkatkan kecerdasan adversitynya dari golongan  campers menjadi  golongan  climbers,  dan mempertahankan  harga  dirinya yang sudah  tinggi.  Diharapkan  bagi  perguruan  tinggi  untuk memberi  pelatihan-pelatihan  dan studi banding ke perguruan tinggi lain untuk meningkatkan kecerdasan adversity dan harga diri pada mahasiswanya. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan hasil penelitian  ini sebagai acuan untuk mengembangkan penelitian yang berhubungan dengan kcerdasan adversity dan harga diri dengan metode penelitian yang berbeda, yaitu dengan mengunakan metode penelitian kualitatif karena diharapkan dapat  lebih menggali  aspek-aspek    lain  yang  berhubungan  dengan  kecerdasan  adversity  dan  harga  diri  dengan menggunakan skala pengukuran psikologi.