SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Tingkat asertivitas Pada Mahasiswa Universitas Negeri Malang Ditinjau Dari Jenis Kelamin

Tatimatul Chusna

Abstrak


ABSTRAK

 

Chusna, Tatimatul. 2011. Perbedaan Tingkat Asertivitas Pada Mahasiswa Universitas Negeri Malang Ditinjau Dari Jenis Kelamin, Program Studi Psikologi Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed (II) Anies Syafitri, S.Psi, M.Psi, Psikolog.

 

Kata Kunci : asertivitas, jenis kelamin

 

Asertivitas merupakan salah satu cara berkomunikasi yang menunjukkan individu dapat mengungkapkan emosi, pikiran, ataupun perasaan baik yang positif maupun yang negatif  secara jujur dan langsung, serta mampu mempertahankan hak-haknya secara tegas, dengan tetap mengahargai, dan tanpa mengabaikan kesopanan dan hak-hak orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan perbedaan tingkat asertivitas pada Mahasiswa Universitas Negeri Malang, ditinjau dari jenis kelamin laki-laki dan perempuan.

Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Negeri Malang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik quota sample. Sampel yang digunakan yaitu sebanyak 100 orang mahasiswa, dengan 50 orang mahasiswa laki-laki, dan 50 orang mahasiswa perempuan. Sampel diambil secara acak yang mencakup semua fakultas, namun jumlah sampel tiap fakultasnya tidak ditentukan.

Berdasarkan analisis deskriptif diperoleh hasil bahwa skor mean keseluruhan sebesar 129,85 dengan mahasiswa yang memiliki tingkat asertivitas yang sangat tinggi sebanyak 1 mahasiswa (1%), tinggi sebanyak 11 mahasiswa (11%), sedang sebanyak 71 mahasiswa (71%), rendah sebanyak 16 mahasiswa (16%), dan sangat rendah sebanyak 1 mahasiswa (1%). Skor mean pada mahasiswa laki-laki sebesar 137,80 dengan mahasiswa yang memiliki tingkat asertivitas yang sangat tinggi sebanyak 1 mahasiswa (2%), tinggi sebanyak 9 mahasiswa (18%), sedang sebanyak 37 mahasiswa (74%), rendah sebanyak 3 mahasiswa (6%), dan tidak ada mahasiswa laki-laki yang termasuk kategori sangat rendah. Skor mean pada mahasiswa perempuan sebesar 121,90 dengan mahasiswa yang memiliki tingkat asertivitas yang tinggi sebanyak 2 mahasiswa (4%), sedang sebanyak 34 mahasiswa (68%), rendah sebanyak 13 mahasiswa (26%), sangat rendah sebanyak 1 mahasiswa (1%), dan tidak ada mahasiswa perempuan yang termasuk kategori sangat tinggi. Berdasarkan analisis komparatif diperoleh hasil t hitung = 4,711 sig 0,000 < 0,05, maka terdapat perbedaan tingkat asertivitas pada mahasiswa Universitas Negeri Malang ditinjau dari jenis kelamin dimana laki-laki memiliki tingkat asertivitas yang lebih tinggi dibanding perempuan.

Bagi mahasiswa disarankan agar mengikuti atau melaksanakan pelatihan asertivitas, bagi universitas agar mengadakan berbagai kegiatan yang mendukung perkembangan asertivitas, bagi orang tua agar memberikan lingkungan yang mendukung perkembangan asertivitas. Bagi peneliti selanjutnya agar lebih memperluas subjek penelitian, dan menambahkan variabel ataupun faktor-faktor lain yang terkait dengan asertivitas.