SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Intensitas Bermain Game Online Berkonten Kekerasan dengan Perilaku Agresi pada Remaja

Dity Ayu Kusumawardhani

Abstrak


ABSTRAK

 

Kusumawardhani, Dity Ayu. 2011. Hubungan antara Intensitas Bermain Game Online Berkonten Kekerasan dengan Perilaku Agresi pada Remaja. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konesling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed, (II) Diantini Ida Viatrie, S.Psi, M.Psi.

 

Kata Kunci: intensitas bermain game online berkonten kekerasan dengan perilaku agresi, game online, intensitas, perilaku agresi, remaja.

 

Game online berkembang dengan pesat seiring berkembangnya kreatifitas para pembuatnya. Game online ini banyak diminati oleh masyarakat khususnya para remaja. Hal ini didukung dengan adanya fasilitas warung internet (warnet) yang mengkhususkan untuk game online. Tidak ada aturan khusus untuk bisa memainkan semua game online dengan.segala usia dapat mengakses game online dengan bebas. Agaknya berbahaya ketika game online tersebut berkonten kekerasan. Jika kita membicarakan tentang game online berkonten kekerasan maka akan memiliki kaitan dengan perilaku agresi pada remaja yang cukup banyak terjadi.

Penelitian yang dilakukan bertujuan mengetahui (1) untuk megetahui seberapa besar intensitas bermain game online berkonten kekerasan pada remaja, (2) untuk mengetahui perilaku agresi pada remaja , (3) untuk mengetahui hubungan antara intensitas berain gae online berkonten kekerasan dengan perilaku agresi pada remaja.

Rancangan penelitian adalah deskriptif dan korelasi. Populasi penelitian ini adalah remaja dengan cirri-ciri (1) berusia 13 - 17 tahun (2) bermain game online berkonten kekerasan (3) bermain game online berkonten kekerasan lebih dari 1 jam. Pengambilan sampel menggunakan teknik Insidental Sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 80 mahasiswa. Alat pengumpulan data berupa kuesioner intensitas dan skala perilaku agresi yang dikembangkan berdasar teori Buss. Skala yang digunakan adalah model Likert. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik korelasi product moment.

Hasil penelitian menunjukkan (1) intensitas bermain game online berkonten kekerasan adalah sedang (2) perilaku agresi pada remaja adalah sedang (3) ada hubungan antara intensitas bermain game online berkonten kekerasan dengan perilaku agresi pada remaja (rxy= 0,508 ; p = 0,000 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas bermain game online berkonten kekerasan, semakin tinggi pula perilaku agresi pada remaja. Sebaliknya bila intensitas bermain game online berkonten kekerasan rendah maka diikuti dengan rendahnya perilaku agresi pada remaja.

Berdasarkan hasil penelitian disarankan (1) Bagi remaja, sebaiknya para remaja memiliki kegiatan yang positif sehingga remaja tidak hanya menghabiskan waktunya dengan bermain game online khususnya game online yang berkonten kekerasan. (2) Bagi orang tua, hendaknya para orang tua bisa mengawasi kegiatan anak-anak mereka saat bermain game online (3) Bagi peneliti selanjutnya, disarankan agar melakukan penelitian secara lebih lengkap karena penelitian ini hasilnya mewakili sebagian remaja yang bermain game online yang ditemui oleh peneliti maka dari itu diharapkan peneliti selanjutnya lebih memperbanyak populasi dan sampel serta dapat pula mengembangkan variabel-variabel lain yang mendukung penelitian yang berkaitan dengan intensitas bermain game online berkonten kekerasan dan perilaku agresi.