SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Paket Layanan Informasi Dampak dan Pencegahan Free Sex bagi Siswa SMP Lab. UM

Eko Nurhayati

Abstrak


ABSTRAK

 

Nurhayati, Eko. 2011. Pengembangat Paket Layanan Informasi Dampak dan Pencegahan Free Sex Bagi Siswa SMP Lab. UM. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Widada, M.Si., (II) Dr. Triyono, M.Pd.

 

Kata Kunci: Layanan Informasi, Dampak Free Sex, Pencegahan Free Sex.

 

Fenomena free sex di kalangan remaja semakin mengkhawatirkan. Hal tersebut mempengaruhi perilaku remaja yang berada dalam masa transisi. Bimbingan dan Konseling sebagai bagian integral dari pendidikan dapat memberikan pemahaman yang memadai kepada para remaja mengenai dunia remaja, terutama penghindaran diri dari free sex dan bahayanya. Namun, BK di SMP Lab. UM belum memiliki media dalam bentuk paket layanan informasi dampak dan pencegahan free sex yang memenuhi syarat akseptabilitas untuk menunjang pemberian informasi dampak dan pencegahan free sex yang termasuk dalam layanan informasi bidang pribadi.

Tujuan pengembangan paket layanan informasi dampak dan pencegahan free sex adalah untuk menghasilkan paket layanan informasi dampak dan pencegahan free sex siswa SMP yang memenuhi syarat akseptabilitas dari aspek ketepatan, kegunaan, kemudahan, kemenarikan, kejelasan dan kelayakan. Produk yang dihasilkan dari pengembangan ini adalah paket layanan informasi dampak dan pencegahan free sex yang terdiri atas (1) paket layanan informasi dampak dan pencegahan free sex untuk siswa, yang terdiri atas 4 topik yaitu (a) mengenal siapa remaja; (b) free sex di kalangan remaja; (c) dampak free sex; (d) dan pencegahan terhadap free sex, (2) panduan paket layanan informasi dampak dan pencegahan free sex untuk konselor.

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan langkah-langkah pengembangan dari Borg and Gall (1983) yang terdiri atas tahap (1) identifikasi kebutuhan; (2) perumusan tujuan bimbingan; (3) pembuatan produk; (4) uji coba produk; (5) revisi; (6) dan produk akhir. Subyek uji coba ahli adalah ahli materi bimbingan dan konseling, ahli kesehatan dan ahli media. Subyek calon pengguna produk adalah konselor dan 10 orang siswa SMP Lab.UM. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket. Angket dianalisis dengan menggunakan mode kemudian dideskriptifkan.

Hasil Penelitian dan Pengembangan berdasarkan uji ahli dan uji calon pengguna produk menunjukkan bahwa paket layanan informasi dampak dan pencegahan free sex memenuhi syarat akseptabilitas dari aspek ketepatan, kegunaan, kemudahan, kemenarikan, kejelasan dan kelayakan. Paket dapat digunakan sebagai media dalam pemberian layanan informasi mengenai dampak dan pencegahan free sex untuk siswa SMP.

Saran yang diberikan untuk Konselor SMP Lab. UM adalah (1) paket ini hendaknya digunakan dalam memberikan layanan informasi dampak dan pencegahan free sex ; (2) Konselor harus memahami prosedur penggunaan paket dan materi bimbingan agar siswa dapat mencapai tujuan yang dikehendaki; (3) konselor dapat melengkapi penggunaan paket layanan informasi dampak dan pencegahan free sex dengan menggunakan tampilan power point, cerita, film ataupun berita di media cetak yang mendukung topik bimbingan; (4) hendaknya konselor menindaklanjuti hasil evaluasi diri siswa dengan melakukan konseling individu atau konseling kelompok apabila diperlukan.

Saran yang diberikan untuk peneliti selanjutnya adalah (1) Perlu diadakan uji lapangan dalam skala besar sehingga paket layanan informasi ini benarbenar sesuai dan bermanfaat untuk siswa; (2) agar diteliti lebih lanjut mengenai efektifitas penggunaan paket layanan informasi dampak dan pencegahan free sex terhadap pemahaman siswa atau tindakan bimbingan, (3) Peneliti selanjutnya dapat menambahkan kompetensi ranah psikomotorik pada paket layanan informasi dampak dan pencegahan free sex untuk siswa SMP.