SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Panduan Layanan Informasi Narkobamelalui Media Facebook di Sekolah Menengah Atas

Yeni Wijayanti

Abstrak


ABSTRAK

 

Wijayanti, Yeni. 2011. Pengembangan Panduan Layanan Informasi Narkoba melalui Media Facebook di Sekolah Menengah Atas. Skripsi. Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd., (II) Drs. Widada, M.Si.

 

Kata kunci: Narkoba, Layanan Informasi, Facebook.

 

Pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dapat dilakukan dengan memberikan informasi narkoba. Salah satu media yang dapat digunakan adalah facebook. Pada saat ini, media tersebut sangat populer di kalangan siswa SMA. Untuk itu dilakukan penelitian dan pengembangan yang dapat mempermudah konselor dalam melaksanakan program layanan informasi. Penelitian dan pengembangan yang dilaksanakan bertujuan untuk menghasilkan panduan layanan informasi narkoba melalui facebook di SMA.

Penelitian ini menggunakan metode pengembangan yang mengadopsi model sistem instruksional Dick & Carey (1990). Langkah-langkah yang dilaksanakan adalah: need assesment, analisis data dan penetapan prioritas kebutuhan, perumusan tujuan penyusunan produk, penyusunan produk, uji coba produk yang dilakukan dengan dua tahap yaitu uji ahli dan uji kelompok kecil. Uji coba yang dilakukan adalah uji ahli BK (Bimbingan dan Konseling) dan ahli media yang kemudian dilanjutkan dengan uji kelompok kecil yaitu konselor. Dalam pengembangan ini tidak dilaksanakan uji lapangan karena produk akhir ditujukan untuk konselor sehingga sudah dianggap valid dengan berdasar penilaian para ahli dan konselor sebagai calon pengguna. Data kuantitatif dianalisis dengan penghitungan secara kuantitatif dan analisis deskriptif untuk data kualitatif.

Hasil penelitian pengembangan ini adalah produk yang berupa panduan layanan informasi narkoba melalui media facebook di Sekolah Menengah Atas. Menurut para ahli dan calon pengguna, produk yang dihasilkan adalah sangat berguna bagi konselor dan tergolong sangat mudah untuk diaplikasikan. Selain itu, konten layanan yang terdapat di dalam panduan ini sangat menarik dan sangat akurat.

Berdasarkan hasil pengembangan di atas, maka disarankan (1) Kepala sekolah diharapkan senantiasa bekerjasama dengan Bimbingan dan Konseling dalam hal pelengkapan sarana komputer yang memadai dan memfasilitasi konselor untuk mendalami pelaksanaan layanan berbasis internet melalui pelatihan dan buku-buku tentang ilmu pengetahuan dan teknologi informatika, (2) Konselor mengaplikasikan produk dalam pelaksanaan layanan Bimbingan dan konseling di SMA melalui penelitian tindakan, (3) Peneliti selanjutnya hendaknya melaksanakan penelitian dengan rancangan penelitian tindakan untuk mengetahui validitas produk bila diterapkan di lapangan.