SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KEEFEKTIFAN BIBLIOKONSELING UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN BERTANGGUNG JAWAB SISWA SMP

IRNADA MUFIDAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Mufidah, Irnada. 2011. Keefektifan Bibliokonseling untuk Meningkatkan Kesadaran Bertanggung Jawab Siswa SMP. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Dany Moenindyah Handarini, M.A., (II) Dra. Elia Flurentin, M.Pd.

 

Kata Kunci: bibliokonseling, kesadaran bertanggung jawab, siswa SMP.

 

Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. tanggung jawab berarti juga berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.

Rendahnya kesadaran bertanggung jawab di kalangan siswa dapat menyebabkan adanya perilaku seperti membolos, mencontek pada saat ujian, dan malas belajar, serta dapat berdampak pada berkurangnya kesadaran lain seperti kepedulian. Siswa membuang sampah sembarangan adalah salah satu contoh berkurangnya kesadaran akan kepedulian sebagai imbas akan berkurangnya kesadaran bertanggung jawab. Kesadaran bertanggung jawab siswa dapat ditingkatkan melalui aplikasi teknik bibliokonseling.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan bibliokonseling untuk meningkatkan kesadaran bertanggung jawab siswa SMP. Subyek penelitian yang digunakan adalah siswa SMP berjumlah 10 orang siswa. Bibliokonseling adalah salah satu teknik yang digunakan dalam proses bimbingan dan konseling. Konsep perlakuan bibliokonseling adalah dengan memberikan bahan bacaan kepada siswa sebagai media untuk mencapai suatu tujuan yaitu meningkatkan kesadaran bertanggung jawab. Dalam penelitian ini, teknik bibliokonseling yang digunakan adalah dengan memberikan cerita pendek sebagai media. Adapun tahap-tahapnya adalah pembagian cerita pendek, refleksi isi dan refleksi diri, pengembangan komitmen, uji coba komitmen, dan refleksi pengalaman. 

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen one group pretest posttest. Subjek penelitian berjumlah sepuluh orang siswa SMP yang memiliki kriteria kesadaran bertanggung jawab rendah yang diukur dengan menggunakan skala tanggung jawab siswa SMP. Pemberian treatment dengan menggunakan bibliokonseling berupa cerita pendek dilakukan dalam sepuluh kali pertemuan yang diawali dengan kegiatan ice breaking pada pertemuan pertama. Delapan kali pertemuan selanjutnya diberikan satu cerita pendek setiap pertemuan untuk direfleksi. Di pertemuan kesepuluh dilaksanakan posttest.  

Data pretest dan posttest yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan statistik nonparametrik uji wilcoxon. Berdasarkan hasil analisis uji wilcoxon dapat disimpulkan bahwa bibliokonseling dengan menggunakan cerita pendek efektif untuk meningkatkan kesadaran bertanggung jawab siswa SMP. Hal ini dapat dilihat dari  skor pada posttest di akhir pertemuan, di sini semua siswa mengalami kenaikan skor yang bervariasi.

Beberapa saran yang perlu dipertimbangkan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) dalam mengaplikasikan teknik ini, konselor harus mempersiapkan bahan bacaan yang sesuai dengan usia kelompok eksperimen, dan cerita yang diberikan harus menarik. (2) pada peneliti selanjutnya disarankan menggunakan desain time series untuk melihat perubahan setelah memberikan treatment berupa bibliokonseling.