SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Layanan Penguasaan Konten `Pembentengan Diri Siswa terhadap Seks Bebas` Berbasis Multimedia Interaktif Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Malang

Inge Oktavia Nordiani

Abstrak


Nordiani, Inge Oktavia.2009. Pengembangan Media Layanan Penguasaan Konten `Pembentengan Diri Remaja terhadap Seks Bebas` Berbasis Multimedia Interaktif Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. M. Ramli, M. A. (II) Drs. Hariadi Kusumo

Kata Kunci: Pengembangan, media, layanan penguasaan konten

Fenomena seks bebas di kalangan remaja telah merajalela dan sampai pada taraf memprihatinkan. Padahal hal ini sangat mempengaruhi tingkah laku remaja yang notabene berada dalam masa transisi yang identik dengan pencarian identitas diri. BK sebagai bagian yang penting dari pendidikan harus dapat memberikan pemahaman yang cukup kepada remaja mengenai dunia remaja, terutama pembentengan diri remaja terhadap seks bebas. Namun, BK di MTs N 2 Malang belum memiliki media yang efektif yang menunjang proses pemberian materi yang termasuk dalam layanan penguasaan konten.

Pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk media layanan penguasaan konten `pembentengan diri remaja dari seks bebas` berbasis multimedia interaktif yang berterima baik secara teoritik maupun praktis. Media ini berisi 4 menu utama yaitu profil, petunjuk penggunaan, pendahuluan dan materi. Di dalam materi terdapat empat (4) menu materi antara lain: tumbuh kembang remaja, relita seks bebas, dampak seks bebas dan benteng diri remaja.                      

Pengembangan media layanan penguasaan konten ini mengikuti tahapan pengembangan yang diadaptasi dari metode pengembangan Borg and Gall. Tahapan ini meliputi: 1) identifikasi kebutuhan, 2) perumusan tujuan bimbingan, 3) penyusunan isi, 4) uji coba produk, 5) revisi dan 6) produk akhir.                                                                                            

Untuk mengetahui media berterima secara teoritik maupun praktis, dilakukan uji validitas terhadap 3 subjek yaitu ahli media, ahli materi dan audiens/uji kelompok kecil yang berjumlah 10 orang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data validitas adalah angket. Adapun hasil pengisian angket kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif prosentase.

 Hasil pengembangan menunjukkan bahwa tingkat kevalidan multimedia interaktif dengan topik pembentengan diri remaja dari seks bebas, menurut ahli media adalah valid (95,3%), menurut ahli materi adalah cukup valid (79,4%) dan dari hasil uji audiens/kelompok kecil tingkat kevalidannya adalah cukup valid (74,28%). Secara keseluruhan, media layanan penguasaan konten tersebut dapat digunakan dalam pemberian layanan penguasaan konten.

i

  Saran yang diberikan dalam hal ini adalah 1) media ini hendaknya digunakan oleh guru BK dalam pemberian layanan penguasaan konten materi pembentengan diri remaja terhadap seks bebas, 2) terhadap peneliti selanjutnya agar multimedia ini diteliti lebih lanjut hasil pengembangannya dengan melakukan penelitian eksperimen ataupun penelitian tindakan (action research) dalam bimbingan.