SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Bullying dan Kecemasan terhadap Pelajaran Matematika dengan Prestasi Belajar Matematika Pada Siswa SMK Negeri 1 Pasuruan

dewingga budi astria

Abstrak


ABSTRAK

 

Astria, Dewingga, Budi. 2009. Hubungan antara Bullying dan Kecemasan Terhadap Pelajaran Matematika dengan Prestasi Belajar Matematika Siswa SMK Negeri 1 Pasuruan. Skripsi, Program Studi Psikologi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dra. Sri Weni Utami, M.Si, (II) Hetti Rahmawati, S.Psi,M.Si

Kata Kunci : Bullying, Kecemasan, Prestasi Belajar Matematika

Prestasi belajar siswa berhubungan dengan berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara bullying dan kecemasan terhadap pelajaran matematika dengan prestasi belajar matematika. Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan deskriptif korelasional pada subyek 33 siswa kelas X SMK Negeri 1 Pasuruan. Data dikumpulkan dengan skala bullying, skala kecemasan dan tes prestasi belajar matematika, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan siswa yang mengalami bullying pada kategori tinggi sebanyak 9 siswa (27,27%), kategori sedang sebanyak 17 siswa (51,51%) dan kategori rendah sebanyak 7 siswa (21,21%). Siswa yang mengalami kecemasan terhadap pelajaran matematika pada kategori tinggi sebanyak 5 siswa (15,15%), kategori sedang sebanyak 9 siswa (27,27%) dan kategori rendah sebanyak 19 siswa (57,57%). Prestasi belajar matematika siswa pada kategori tinggi sekali sebanyak 2 siswa (6,6%), kategori tinggi sebanyak 9 siswa (27,27%), kategori sedang sebanyak 14 siswa (42,42%), kategori rendah sebanyak 8 siswa (24,24%) dan tidak ada siswa yang tergolong dalam kategori rendah sekali; ada hubungan negatif antara bullying dan kecemasan terhadap pelajaran matematika dengan prestasi belajar matematika    (F = 0,11365, Sig = 0,001;R = 0,154 < Rtab 0,436 ), dengan sumbangan efektif  kedua variabel bebas sebesar 0,324 (32,4%); ada hubungan negatif antara bullying dengan prestasi belajar matematika (Beta = -0,570), dan ada hubungan  negatif antara kecemasan terhadap pelajaran matematika dengan prestasi belajar matematika (Beta = -0,345).

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan (1) guru mengembangkan peer support dengan menunjuk beberapa siswa untuk bersahabat dengan siswa lain yang mengalami bullying dan kecemasan, karena siswa lebih terbuka berbagi rasa dengan teman sebayanya dibandingkan dengan guru, (2) kepala sekolah selaku legislatif dan pengawas melibatkan guru untuk secara bergiliran memonitoring tempat yang rawan bullying dan kecemasan seperti kelas, kantin, toilet, lapangan olahraga dan pintu gerbang sekolah, (3) konselor bekerja sama dengan bidang kesiswaan, wali kelas dan orang tua untuk mencari solusi masalah siswa yang mengalami bullying dan kecemasan, (4) peneliti selanjutnya hendaknya melakukan penelitian pada aspek kematangan remaja sehingga perilaku bullying dan kecemasan dapat diteliti secara lengkap.