SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara persepsi terhadap dukungan sosial dengan depresi pasca melahirkan pada ibu

Dewi Latifah

Abstrak


ABSTRAK

 

Latifah, Dewi. 2011. Hubungan Antara Persepsi Terhadap Dukungan Sosial dengan Depresi Pasca Melahirkan pada Ibu. Skripsi, Program Studi Psikologi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi. Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Fatah Hidayat, S.E., M.Si. (2) Drs. Mohammad Bisri, M.Si.

 

Kata kunci: persepsi dukungan sosial, depresi pasca melahirkan

 

Masa kehamilan dan melahirkan merupakan masa yang penuh stress. Depresi pasca melahirkan merupakan masalah yang signifikan dan menjadi perhatian masyarakat sejak lama. Penelitian menyebutkan bahwa sekitar 10% - 30% wanita yang melahirkan menderita depresi. Wanita lebih rentan mengalami depresi dibandingkan dengan laki-laki. Besarnya persepsi terhadap dukungan sosial dapat mempengaruhi terjadinya depresi pasca melahirkan. Apabila persepsi terhadap dukungan sosial rendah akan menyebabkan tingginya tingkat depresi pasca melahirkan, dan demikian pula sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap dukungan sosial dengan depresi pasca melahirkan.

Penelitian ini dilakukan di kecamatan Kedung Kandang kota Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penilitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jenis instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah skala depresi dari Beck (Beck Depression Inventory), wawancara dan skala persepsi dukungan sosial. Analisis korelasional menggunakan teknik analisis korelasi product moment. Validitas skala persepsi dukungan sosial berkisar antara 0,318-0,840 dengan reliabilitas sebesar 0,852.

Hasil menunjukkan tingkat persepsi dukungan sosial di kecamatan Kedung Kandang kota Malang rata-rata masuk dalam kategori sedang yaitu sebanyak 32 orang atau sebesar 80%, persepsi dukungan sosial tinggi sebanyak 3 orang atau sebesar 7,5%, dan perespsi dukungan sosial rendah sebanyak 5 orang atau sebesar 12,5%. Tingkat depresi pasca melahirkan rata-rata masuk dalam kategori normal yaitu sebanyak 28 orang atau 70%, depresi pasca melahirkan ringan sebanyak 6 orang atau 15%, sedang yang termasuk kategori depresi depresi pasca melahirkan sedang sebanyak 6 orang atau 15% dan tidak ada yang termasuk depresi pasca melahirkan berat. Terdapat hubungan negatif antara persepsi terhadap dukungan sosial dengan depresi pasca melahirkan pada ibu di kecamatan Kedung Kandang kota Malang, dengan koefisien korelasi sebesar  = -0,778 (p= 0,000 < 0,05). Jadi persepsi terhadap dukungan sosial berpengaruh terhadap tingkat depresi pasca melahirkan.