SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KEMATANGAN SOSIAL PEMUDA DEWASA AWAL (STUDI FENOMENOLOGIS MENGENAI MANTAN PECANDU NARKOBA)

Santi Khoirul Nafi'ah

Abstrak


ABSTRAK

 

Nafi'ah, Santi, Khoirul. 2010. Kematangan Sosial Pemuda Dewasa Awal (Studi Fenomenologis terhadap Mantan Pecandu Narkoba). Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Andi Mappiare AT., M. Pd., (II) Dr. Hj. Nur Hidayah, M. Pd.

 

Kata Kunci: Kematangan Sosial, Dewasa Awal, dan Fenomenologis.

 

Berdasarkan hasil observasi awal diketahui bahwa pemuda dewasa awal mantan pecandu narkoba memilih untuk melanjutkan pendidikan mereka setelah keluar dari rehabilitasi dan memulai pekerjaan baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi pemahaman mantan pecandu narkoba mengenai tanggung jawab, pembuatan keputusan, regulasi diri/pengaturan diri dan motivasi sebagai bentuk dari kematangan sosial. Jenis penelitian ini adalah fenomenologis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah pemuda dewasa mantan pecandu narkoba yang menjadi pengurus panti rehabilitasi. Tehnik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan analisis teks yang diperoleh melalui "life history".

Hasil analisis data dapat diketahui bahwa pemahaman subyek mengenai tanggung jawab terdiri dari empat hal yaitu subyek merasa memiliki tanggung jawab terhadap Tuhan, subyek merasa memiliki tanggung jawab terhadap keluarga, subyek merasa memiliki tanggung jawab terhadap orang lain dan subyek merasa memiliki tanggung jawab terhadap diri sendiri. Pemahaman subyek mengenai pembuatan keputusan adalah keputusan dibuat berdasarka realitas dan kebebasan memilih sebagai individu yang mempunyai kesadaran diri. Pemahaman subyek mengenai regulasi diri adalah konsisiten terhadap komitmen, mengembalikan eksistensi diri dan mengembangkan nilai pribadi. Sedangkan pemahaman subyek mengenai motivasi adalah pengharapan hidup ideal dan upaya mengembalikan eksistensi diri.

Temuan penelitian ini dapat disimpulkan mantan pecandu narkoba:(1) berusaha untuk bertanggung jawab memperbaiki kehidupan mereka diantaranya dengan cara memulai pendidikan dan bekerja sesuai dengan kemampuan mereka. (2) Menggunakan pengalaman, pengetahuan dan fakta saat ini untuk membuat suatu keputusan.(3) Mengembangkan nilai pribadi dalam meregulasi diri untuk bertahan melawan stigma masyarakat dan sugesti mereka.(4) Memiliki pengharapan akan hidup ideal dan upaya mengembalikan eksistensi diri sehingga mantan pecandu narkoba termotivasi untuk bersosialisasi dengan masyarakat termasuk dengan memulai pendidikan dan memilih pekerjaan.

Saran dalam penelitian ini untuk mantan pecandu narkoba, konselor, siswa dan peneliti selanjutnya. Bagi mantan pecandu narkoba supaya lebih termotivasi lagi untuk bertahan dan memperbaiki diri. Kepada konselor diharapkan dapat memberikan tindak lanjut melalui progam bimbingan pemeliharaan dan pengembangan, menggunakan hasil penelitian ini sebagai model bagi siswa. Bagi siswa, diharapkan jangan mudah putus asa dalam menghadapi masalah dan mengambil hikmah dari setiap masalah . Bagi peneliti lanjut dapat digunakan sebagai bahan pustaka untuk penelitian selanjutnya tentang kematangan sosial dengan subyek yang berbeda.