SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN KEAKTIFAN EKSTRAKURIKULER DAN KEBIASAAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 1 MALANG

Santi Anggraini

Abstrak


ABSTRAK

 

Anggraini, Santi. 2011. Hubungan Keaktifan Ekstrakurikuler dan Kebiasaan Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa SMA Negeri 1 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Widada, M.Si., (II) Dra. Elia Flurentin, M.Pd.

 

Kata Kunci: kegiatan ekstrakurikuler, kebiasaan belajar, prestasi belajar

 

Kegiatan ekstrakurikuler atau pengembangan diri merupakan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah/ madrasah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan bakat dan minat peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah/ madrasah. Banyak siswa yang kurang mengetahui bakat dan minat yang ada pada dirinya sehingga siswa juga kurang maksimal dalam pemilihan kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Dalam hal ini konselor mempunyai peran yang sangat penting yaitu dalam pelaksanaan layanan penempatan dan penyaluran yang memungkinkan siswa memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat sesuai dengan kemampuan, bakat, minat dan ciri-ciri pribadinya, selain kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung peningkatan hasil belajar siswa, kebiasaan belajar juga memiliki hubungan yang erat dalam hal peningkatan hasil belajar siswa. Dengan demikian untuk memperoleh hasil belajar yang baik maka diperlukan pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler dan kebiasaan belajar yang baik pula.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keaktifan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler, kebiasaan belajar dan prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Malang, selain itu juga untuk mengetahui apakah terdapat hubungan keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler dengan prestasi belajar siswa, hubungan kebiasaan belajar dengan prestasi belajar siswa serta hubungan keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler dan kebiasaan belajar dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Malang tahun ajaran 2010/2011.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI SMA Negeri 1 Malang yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tahun pelajaran 2010/2011. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan Proporsional Random sampling (sampel acak sesuai proporsi tertentu). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket penilaian. Analisis data dilakukan dengan teknik statistika deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, product moment, uji F dan uji asumsi klasik.

Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh enam kesimpulan yaitu (1) Rata-rata siswa kelas X dan XI SMA Negeri 1 Malang cukup aktif dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. (2) Rata-rata siswa kelas X dan XI SMA Negeri 1 Malang memiliki kebiasaan belajar yang baik. (3) Rata-rata siswa kelas X dan XI SMA Negeri 1 Malang memiliki prestasi belajar yang cukup tinggi. (4) Ada hubungan yang signifikan antara keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler
dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Malang. (5) Ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Malang. (6) Ada hubungan yang signifikan antara keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler dan kebiasaan belajar dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Malang.

Berdasarkan hasil penelitian ini diajukan beberapa saran yaitu: (1) Dengan melihat hasil penelitian ini pihak sekolah diharapkan dapat membantu memperbaiki kebiasaan belajar siswa agar prestasi yang diperoleh lebih baik lagi (2) Dari hasil penelitian ini diharapkan konselor lebih meningkatkan perannya dalam membantu permasalahan yang berkaitan dengan prestasi belajar siswa (3) Bagi siswa diharapkan dapat mengetahui lebih banyak lagi berbagai informasi mengenai pentingnya mengembangkan kebiasaan belajar dan kegiatan ekstrakurikuler dalam meningkatkan prestasi belajar. (4) Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan variabel-variabel yang lain.