SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

FENOMENA KLIK REMAJA PADA SISWA KELAS IX.G (STUDI KASUS DI SMP NEGERI 1 BLITAR)

Retno Siswi Palupi

Abstrak


ABSTRAK

 

Palupi, Retno Siswi. 2011. Fenomena Klik Remaja pada Siswa Kelas IX. G (Studi Kasus di SMP Negeri 1 Blitar). Skripsi, Program Studi Bimbingan Konseling dan Psikologi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Lutfi Fauzan, M. Pd. (II) Dr. Triyono, M. Pd.

 

Kata Kunci: Fenomena, Klik, Remaja, Siswa SMP.

 

Klik remaja adalah fakta sosial yang telah terjadi di kalangan anak sekolah. Keberadaan klik remaja relatif mudah berkembang dan sulit dipisahkan dari kehidupan remaja, terutama di lingkungan sekolah yang merupakan tempat bertemunya dengan teman-teman sebaya dan tempat menghabiskan separuh waktu mereka. Fenomena tersebut juga terjadi di SMP Negeri 1 Blitar dimana terdapat sebuah klik yang terkenal yaitu Tjah Mpough. Klik Tjah Mpough membentuk polaritas tertentu sehingga bisa dikenal di kalangan sekolah dan luar sekolah. Oleh karena itu diperlukan penelitian ini agar menggambarkan fenomena klik remaja.

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan (1) pandangan terhadap klik Tjah Mpough, (2) perilaku kekhasan yang terlihat dari klik Tjah Mpough yang dijadikan sensasi agar dikenal di lingkungan sekolah bahkan sampai ke sekolah, (3) interaksi internal dan eksternal dari sebuah klik Tjah Mpough sehingga bisa dikenal di lingkungan sekolah bahkan sampai ke sekolah lain.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Studi kasus. Data penelitian yang digunakan berasal dari hasil observasi peneliti yang dilakukan di SMP Negeri 1 Blitar, hasil wawancara dengan para informan yaitu anggota Tjah Mpough, siswa, guru, dan konselor.

Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen manusia, yaitu peneliti sendiri, untuk menjaga keabsahan data, dilakukan kegiatan ketekunan pengamatan dan triangulasi data.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat diperoleh tiga simpulan yaitu: Pertama, Tjah Mpough yang membentuk polaritas yang anggotanya memiliki kesamaan hobi dan minat di bidang basket dan band, rasa solidaritas yang tinggi diantara anggotanya, selain itu nama Tjah Mpough secara tidak sengaja diberikan oleh seorang guru yang sering memanggil mereka Mpough. Kedua, perilaku kekhasan yang paling menonjol yaitu pembuatan kaos yang didesain khusus untuk anggota TJMC yang dipakai sebagai identitas komunitas tersebut. Ciri khas lain dari Tjah Mpough adalah para anggotanya memberikan akhiran Tjah Mpough di belakang akun facebook mereka. Tjah Mpough juga membuat fanspage yang berisi kegiatan dan dokumentasi mereka. Ketiga, interaksi yang dilakukan Tjah Mpough sangat luas tidak hanya terbatas dengan teman anggotanya saja tetapi juga dengan teman-teman lainnya baik adik kelas maupun siswa dari sekolah lain.