SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Pengendalian Diri (Self Control) dan Perilaku Cybersex Pada Siswa SMA Negeri 7 Kediri

Ririt Rennawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Rennawati, Ririt. 2011. Hubungan Antara Pengendalian Diri (Self Control) dan Perilaku Cybersex Pada Siswa SMA Negeri 7 Kediri. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Endang Prastuti, M. Si., (II) Ninik Setyowati, S. Psi., M. Psi.

 

Kata Kunci: pengendalian diri (self control), perilaku cybersex, siswa SMA.

 

Siswa SMA termasuk pada masa remaja yaitu masa peralihan dari masa anak-anak menjadi individu yang memiliki kematangan dan adanya perubahan secara hormonal ditandai dengan gejala perkembangan seksualitas. Selain itu, secara sosio-emosional siswa SMA mengalami kelabilan dan mudah terpengaruh oleh lingkungan. Oleh karena itu, pengendalian diri (self control) pada siswa SMA sangat diperlukan untuk mengatur perilaku mereka agar sesuai norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat, terlebih terkait masalah mengenai seksualitas seperti perilaku cybersex yang sekarang menjadi fenomena baru.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) gambaran pengendalian diri (self control) pada siswa SMA Negeri 7 Kediri, (2) gambaran perilaku cybersex pada siswa SMA Negeri 7 Kediri, dan (3) hubungan antara pengendalian diri (self control) dan perilaku cybersex pada siswa SMA Negeri 7 Kediri. 

Rancangan penelitian adalah deskriptif dan korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Subyek penelitian adalah siswa kelas X-XII SMA Negeri 7 Kediri yang berjumlah 93 orang, dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Instrument pengambilan data dengan memberikan Skala Pengendalian Diri dan Skala Perilaku Cybersex pada subyek. Data penelitian dihitung dengan teknik analisis korelasi nonparametrik Spearman-Brown.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengendalian diri siswa SMA Negeri 7 Kediri termasuk kategori sedang sebanyak 73 dari 93 responden dengan persentase 78,49 %, (2) Perilaku cybersex pada siswa SMA Negeri 7 Kediri termasuk kategori sedang sebanyak 79 dari 93 responden dengan persentase 84,95%, dan (3) Hasil korelasi menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara pengendalian diri (self control) dan perilaku cybersex pada siswa SMA Negeri 7 Kediri (rxy = -0,239 dengan nilai Sign. = 0,021 Sign. < 0,05).

Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan: (1) Pihak sekolah, dapat mengembangkan self control siswa dengan memberikan layanan informasi tentang arti pentingnya memiliki self control yang tinggi, dan memberikan informasi mengenai bahaya perilaku cybersex bagi diri sendiri dan hubungan dengan orang lain, (2) Peneliti selanjutnya, yang berminat membahas cybersex disarankan untuk melakukan penelitian secara lebih komprehensif dengan cara menambah variabel, jumlah populasi, dan menggunakan wawancara.