SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

hubungan antara intensitas mengakses erotika media internet dengan sikap terhadap seks bebas remaja

Erza Noniken

Abstrak


ABSTRAK

 

Noniken , Erza. 2010. Hubungan Antara Intensitas Mengakses Erotika Media Internet dengan Sikap terhadap Seks Bebas Remaja. Skripsi, Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Hj. Sri Weni Utami, M.Si, (2) Ika A. Farida, S.Psi,M.Psi.

Kata kunci : intensitas mengakses erotika media internet, sikap seks bebas

 

Media internet menjadi salah satu alat komunikasi modern yang diminati oleh masyarakat pada saat ini, sehingga masyarakat mulai menggunakan fasilitas internet sebagai kebutuhan  sehari - hari dan media internet lebih banyak dikonsumsi oleh anak remaja. Hal itu terjadi kemungkinan semakin maraknya jumlah warung internet (warnet), serta tidak adanya aturan khusus dalam memasuki warung internet, sehingga semakin memudahkan remaja dalam mengakses situs-situs erotika. Jika membicarakan erotika media internet maka kita akan melihat mata rantai dari perilaku seks bebas, aborsi, kehamilan remaja yang sangat berkaitan.

Penelitian ini bertujuan(1) Untuk mengetahui seberapa besar intesitas remaja dalam mengakses erotika media internet. (2) Untuk mengetahui sikap terhadap seks bebas pada remaja SMA, (3) Untuk mengetahui hubungan antara intensitas mengakses erotika media massa dengan sikap terhadap seks bebas pada remaja SMA.Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah SMA 8 Malang, SMA Panjura Malang, SMK 2 Malang, dan SMK Bina Cendika. Subyek penelitian memiliki ciri-ciri (1) Remaja usia 15-18 tahun(2) Berjenis kelamin laki - laki maupun perempuan. Data intensitas mengakses erotika media internet diperoleh dengan angket dan data sikap terhadap seks bebas diperoleh dengan skala sikap.

Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara Intensitas Mengakses Erotika Media Internet terhadap Sikap Terhadap Seks Bebas Remaja SMA, (rxy= 0,584 ; p = 0,000 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas mengakses erotika media internet maka akan diikuti dengan semakin mendukung sikap terhadap seks bebas pada remaja . Sejumlah 64 orang (53,33%) sangat tidak mendukung. Sejumlah 100 orang (83,33 %) memiliki tingkat intensitas mengakses erotika media internet sangat rendah.

Berdasarkan hasil penelitian disarankan (1) Bagi remaja, sebaiknya para remaja diberikan wadah yang positif sehingga remaja saat ini tidak hanya bergerak dalam dunia maya apalagi khususnya terhadap situs - situs yang menampilkan erotika maupun pornografi sehingga remaja memiliki kegiatan yang lebih positif,serta memiliki pengetahuan yang lebih mengenai dampak  seks bebas sehingga remaja memiliki sikap yang tepat terhadap seks bebas. (2)Bagi orang tua, hendaknya para orang tua menjadi teman yang baik bagi anak-anak mereka sehingga mereka dapat berkomunikasi dengan baik mengenai hal-hal yang bersifat seksual maupun mengenai hal situs - situs menampilkan sisi erotika yang dapat memberikan dampak yang tidak baik terhadap perkembangan remaja,(3)Bagi sekolah, diharapkan sekolah memberikan pelayanan BK yang baik dengan memberikan materi - materi seperti masalah seksual yang masih awam untuk dibicarakan padahal remaja sangat rentan terdapat masalah ini., (4) Bagi peneliti selanjutnya, disarankan agar melakukan penelitian secara lebih lengkap hasilnya dapat mewakili seluruh populasi remaja di SMA di Malang.