SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Fenomenologi Faktor-Faktor Penyebab Gangguan Jiwa di Desa Punjul Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri

Rinda Nurniati

Abstrak


ABSTRAK

 

Nurniati, Rinda. 2011. Studi Fenomenologi Faktor-Faktor Penyebab Gangguan Jiwa di Desa Punjul Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. Skripsi. Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Marthen Pali, M.Psi, (II) Ninik Setiyowati, S.Psi, M.Psi

 

Kata Kunci: gangguan jiwa, penyebab gangguan jiwa, Desa Punjul

 

Desa Punjul merupakan salah satu desa yang masuk dalam Kabupaten Kediri. Desa ini masih belum banyak dijejali dengan teknologi modern dan pengaruh budaya dari barat. Akan tetapi di desa ini banyak sekali ditemui fenomena penduduk yang menderita gangguan jiwa, bahkan RSJ Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang memperkirakan bahwa Desa Punjul yang masuk dalam Kecamatan Plosoklaten ini sebagai penduduk bergangguan jiwa terbanyak se-Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan penduduk yang tinggal di Desa Punjul Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri banyak yang menderita gangguan jiwa.

Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif fenomenologi. Subyek dalam penelitian ini adalah keluarga dari obyek yang mengalami gangguan jiwa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan observasi. Terdapat enam obyek fenomena dalam penelitian ini, dengan kriteria (1) penduduk yang bertempat tinggal di Desa Punjul Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri yang mengalami gangguan jiwa, (2) obyek sudah beberapa kali berobat (mempunyai riwayat berobat, baik pada pihak medis maupun nonmedis), (3) obyek pernah dipasung/dirantai, (4) obyek meresahkan/membahayakan orang lain, (5) obyek pernah membuat kasus yang cukup menggemparkan. Prosedur analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara (1) menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber yaitu dengan jalan mengolah data dari hasil wawancara, (2) reduksi data dari hasil wawancara, (3) menyusun dalam satuan-satuan, (4) pemeriksaan keabsahan data melalui triangulasi sumber, (5) menafsirkan data.

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa terdapat empat faktor penyebab gangguan jiwa di Desa Punjul Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri, yaitu: (1) faktor reinforcement (penguatan) pada penderita gangguan jiwa. Obyek fenomena menderita gangguan jiwa karena dengan bergangguan jiwa obyek merasa lebih diperhatikan, tidak lagi dimarahi/dipersalahkan, tidak lagi harus melakukan kewajiban/tuntutan untuk bekerja, serta keinginan-keinginannya dipenuhi; (2) faktor kepercayaan penduduk Desa Punjul yang masih cukup kuat mengenai unsur magis yang menjadi penyebab banyaknya gangguan jiwa di Desa Punjul; (3) faktor proses belajar sosial yang patologis/keliru; (4) banyaknya gangguan jiwa di Desa Punjul juga disebabkan karena adanya faktor keturunan, hubungan dalam keluarga serta pengaruh lingkungan tempat tinggal.