SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KECANDUAN GAME ONLINE SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KOTA MALANG

Muhammad Asrori

Abstrak


ABSTRAK

 

Asrori, Muhammad. 2011. Kecanduan Game Online Siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd. (II) Dr. M. Ramli, M.A.

 

Kata Kunci: Sekolah Menengah Pertama, kecanduan, game online

 

Berdasarkan hasil observasi awal, banyak siswa Sekolah Menengah Pertama yang bermain game online. Dari keterangan subjek awal yaitu Alen diketahui bahwa penggunaan game online terbanyak adalah siswa Sekolah Menengah Pertama. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan penelitian mengenai kecanduan game online siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Malang.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan jenis game online yang dimainkan, faktor-faktor yang membuat siswa sulit untuk melepaskan aktifitas tersebut, ciri-ciri siswa yang mengalami kecanduan game online, dan pengaruh game online bagi siswa.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Subjek peneliti adalah siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Malang yang kecanduan game online.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan reduction dan display. Hasil penelitian menghasilkan: banyak siswa yang memilih game jenis FPS (First Person Shooter) untuk dimainkan karena lebih menantang dan memacu adrenalin, bermain game online sebagai bentuk pelarian dari masalah-masalah yang dihadapi, bermain game online untuk mencari kepuasan, bermain game online mempengaruhi tingkah laku pemainnya, seperti agresivitas.

Hasil temuan penelitian sebagai berikut: (1) jenis game online yang biasa dimainkan siswa adalah jenis FPS (First Person Shooter ) yang berisi peperangan, (2) faktor-faktor yang membuat siswa sulit untuk melepaskan aktifitas bermain game online adalah subjek merasa sudah ketagihan atau kecanduan memainkan game online, (3) ciri-ciri siswa yang mengalami kecanduan game online terbagi menjadi: salience, tolerance, withdrawal, mood modification or escape, chasing, conflic, problem dan bailout. (4) Bermain game online mempengaruhi tingkah laku pemainnya, seperti agresivitas yang semakin tinggi, kenakalan remaja, pergaulan yang semakin menyempit.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan bagi siswa untuk tidak berlebihan dalam bermain game, siswa diharapkan menahan diri untuk bermain game online, menghindari ajakan bermain game online, mengubah perilaku bermain game online ke hal-hal yang lebih positif, mampu memilih alternatif terbaik yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan sekitarnya. Konselor hendaknya mencegah siswa agar tidak kecanduan game online dengan memberikan informasi tentang game online kepada siswa yang belum mengalami kecanduan game online, konselor juga mampu memberikan layanan bimbingan kepada siswa yang telah mengalami kecanduan game online agar bisa mengurangi tingkat kecanduan yang dialami.