SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KEEFEKTIFAN TEKNIK THOUGHT STOPPING UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN SISWA DALAM MENGHADAPI UJIAN AKHIR SEMESTER DI SMA NEGERI 1 MOJO KABUPATEN KEDIRI

RENGGO ASIH WIDARTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Widarti, Renggo Asih. 2011. Keefektifan Teknik Thought Stopping untuk Menurunkan Kecemasan Siswa dalam Menghadapi Ujian Akhir Semester di SMA Negeri 1 Mojo Kabupaten Kediri. Skripsi, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. M. Ramli, M.A., (II) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd.

 

Kata kunci: thought stopping, kecemasan, ujian

 

Siswa yang menghadapi ujian rentan mengalami kecemasan. Munculnya kecemasan tersebut perlu mendapatkan bantuan. Pemberian bantuan kepada siswa yang mengalami kecemasan menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS) dilakukan melalui penyelenggaraan layanan konseling dengan teknik thought stopping. Teknik thought stopping merupakan salah satu teknik dalam pendekatan konseling kognitif behavioral yang dapat digunakan untuk mengubah pikiran negatif seseorang menjadi pikiran yang positif. Pikiran yang positif dapat memunculkan tingkah laku positif.

Tingkah laku positif dapat mencegah terjadinya kecemasan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan konseling dengan teknik thought stopping dalam menurunkan kecemasan siswa ketika menghadapi UAS di SMA Negeri 1 Mojo Kabupaten Kediri.

Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuasi, dengan pretest-posttest group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Mojo Kediri yang berjumlah 150 siswa. Kemudian, diambil 7 siswa sebagai kelompok eksperimen yang dipilih berdasarkan hasil pengisian skala kecemasan dengan kategori sangat cemas dan cukup cemas. Siswa tersebut mendapatkan konseling sebanyak delapan kali pertemuan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan konseling dengan teknik thought stopping pada kelompok eksperimen.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua konseli telah memiliki kontrol pikiran untuk menginterupsi setiap pikiran negatif yang muncul, selanjutnya diganti dengan pikiran positif. Pikiran positif mendukung terjadinya kondisi rileks dalam diri konseli ketika menghadapi UAS. Hal ini dibuktikan dengan nilai yang diperoleh dari uji Wilcoxon sebesar (Z=-2.371a) dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0.018 dan 0.018