SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN ANTARA INTELIGENSI DAN KEBIASAAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 10 MALANG

Fandy Fitrianto Kurniawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Kurniawan, Fandy Fitrianto. 2011. Hubungan antara Inteligensi dan Kebiasaan Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa SMA Negeri 10 Malang. Skripsi. Progam Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Widada, M.Si., (II) Dr. Nur Hidayah, M.Pd

 

Kata kunci : Inteligensi, kebiasaan belajar, prestasi belajar

 

Prestasi Belajar sampai saat ini menjadi indikator untuk menilai tingkat keberhasian siswa dalam proses belajar. Prestasi belajar yang baik dapat mencerminkan inteligensi. Semakin tinggi tingkat inteligensi seseorang maka akan semakin tinggi prestasi belajar yang dicapai. Pada dasarnya inteligensi mempunyai hubungan yang sangat besar dengan keberhasilan seseorang dalam mempelajari sesuatu. Di samping inteligensi, kebiasaaan belajar juga mempunyai hubungan terhadap prestasi belajar siswa karena kebiasaan belajar merupakan tolak ukur seseorang untuk memperoleh prestasi yang memuaskan.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan setiap variabel penelitian dan menemukan hubungan antara tiap variabel bebas dengan variabel terikat, serta menemukan hubungan secara bersama-sama antara inteligensi dan kebiasaan belajar dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri 10 Malang.

Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian deskriptif dan korelasional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 10 Malang dengan jumlah sampel sebanyak 75 orang. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik regresi berganda.

Berdasarkan hasil analisi diperoleh penghitungan sebagai berikut: (a) Sangat banyak siswa (76%) kelas XI IPA SMA Negeri 10 Malang yang memiliki inteligensi superior, (b) Banyak siswa (65,33%) kelas XI IPA SMA Negeri 10 Malang yang memiliki kebiasaan belajar yang baik, (c) Sangat banyak siswa (85,33%) kelas XI IPA SMA Negeri 10 Malang yang memiliki prestasi belajar yang baik, (d) Ada hubungan antara inteligensi dengan prestasi belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 10 Malang dengan nilai rx =2,167 ; (e) Ada hubungan antara kebiasaan belajar dengan prestasi belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 10 Malang dengan nilai rx = 5,457; (f) Ada hubungan antara inteligensi dan kebiasaan belajar dengan prestasi belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 10 Malang dengan sumbangan efektif 64% dan sumbangan relatifnya 25, 280.

Berdasarkan hasil penelitian ini diajukan beberapa saran, yaitu : (1) Bagi konselor diharapkan dapat lebih meningkatkan perannya dalam membantu siswa dalam mengatasi permasalahan yang terkait dengan prestasi belajar yang dicapainya. (2) Bagi guru dan staf sekolah juga diharapkan dapat membantu siswa dalam memperbaiki kebiasaan belajar sehingga prestasi yang diperoleh siswa memuaskan. (3) Bagi peneliti lain yang tertarik dengan penelitian yang berhubungan dengan inteligensi dan kebiasaan belajar dengan prestasi belajar, untuk meneliti sekolah yang memiliki karakteristik agak berbeda dengan siswa SMA, misalnya pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) dimana dalam sekolah tersebut, sebagian besar siswa memiliki karakteristik agak berbeda dengan siswa SMA seperti dalam hal mata pelajaran. Seperti yang kita ketahui bahwa mata pelajaran antara SMA dengan SMK dan MAN banyak perbedaanya.