SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Citra Tubuh Dengan Perilaku Konsumtif Produk Kosmetik Pada Mahasiswi Universitas Negeri Malang

GALUH Sukma ASTUTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Astuti,  Galuh  Sukma.  2010.  Hubungan  Antara  Citra  Tubuh  Dengan  Perilaku Konsumtif  Produk  Kosmetik  Pada  Mahasiswi  Universitas  Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu  Pendidikan,  Universitas  Negeri  Malang.  Pembimbing:  (I)  Drs. Fattah Hidayat, M.Si  (II) Ika Andrini Farida, S. Psi., M.Psi

 

Kata Kunci: citra tubuh, perilaku konsumtif, mahasiswi.

 

Mappiare  (1982)  mengatakan  bahwa  remaja  putri  cenderung  untuk memperhatikan  penampilan  fisiknya.  Mengubah  diri  seseorang,  terutama penampilan  atau  bagian  tubuh  seseorang  dapat  dicapai  dengan  kosmetik (Schiffman  dan  Kanuk,  2008).  Hal  tersebut  kemudian  dapat  memunculkan ketergantungan remaja putri terhadap produk-produk kosmetik

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  (1)  citra  tubuh  mahasiswi  di Universitas  Negeri  Malang;  (2)  perilaku  konsumtif  mahasiswi  di  Universitas Negeri  Malang;  (3)  hubungan  antara  citra  tubuh  dengan  perilaku  konsumtif produk  kosmetik  pada  mahasiswi  di  Universitas  Negeri  Malang.  Hipotesis penelitian  ini  adalah  ada  hubungan  negatif  antara  citra  tubuh  dengan  perilaku konsumtif produk kosmetik pada mahasiswi di Universitas Negeri Malang.

Penelitian  ini dilaksanakan dengan  rancangan deskriptif dan korelasional. Populasi  penelitian  adalah mahasiswi  Universitas  Negeri Malang.  Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental non probability sampling. Alat pengumpul data  berupa  (1)  skala  citra  tubuh  yang  dikembangkan  dengan  teori  dari  Jersild dengan  validitas  berkisar  (rxy)  =  0,306  sampai  0,767  dan  reliabilitas  0,935;  (2) skala  perilaku  konsumtif  yang  dikembangkan  dengan  teori  Thorstoin  Veblen dengan validitas  berkisar (rxy) = 0,308 sampai 0,792 dan reliabilitas 0,961.

Hasil penelitian menunjukkan (1) sebesar 48% atau sebanyak 24 orang dari 50  subyek  penelitian memiliki  citra  tubuh  rendah,  36%  atau  sebanyak  18  orang memiliki  citra  tubuh  sedang,  10%  atau  sebanyak  5  orang memiliki  citra  tubuh tinggi dan 6% atau sebanyak 3 orang memiliki citra tubuh yang sangat tinggi;  (2) sebesar  50%  atau  sebanyak  25  orang  dari  50  orang  subyek  penelitian memiliki perilaku  konsumtif  sedang,  26%  atau  sebanyak  13  orang  memiliki  perilaku konsumtif  sangat  tinggi,  dan  24%  atau  sebanyak  12  orang  memiliki  perilaku konsumtif  yang  rendah;  (3)  Uji  korelasi  dalam  penelitian  ini  menggunakan analisis  non  parametrik,  yaitu  analisis  Kendall-Tau  dan  diperoleh  koefisien korelasi sebesar r = -0,528, p = 0,000 < 0,01. Hal ini berarti ada hubungan negatif antara  citra  tubuh  dan  perilaku  konsumtif.  Artinya  semakin  rendah  citra  tubuh maka semakin tinggi perilaku konsumtif.

Berdasarkan  hasil  penelitian  ini  dapat  disimpulkan  bahwa  ada  hubungan negatif  antara  citra  tubuh  dengan  perilaku  konsumtif  produk  kosmetik  pada mahasiswi  Universitas  Negeri  Malang.  Diharapkan  pada  mahasiswi  untuk menerima  keadaan  fisiknya  dan  lebih  mengutamakan  penerimaan  diri  untuk meningkatkan citra tubuh yang dimiliki.

Bagi peneliti selanjutnya yang berminat mengkaji permasalahan  ini untuk menambah  indikator  dalam  instrument, menambah  sampel  penelitian  agar  hasil penelitian yang diperoleh dapat lebih akurat.