SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengharapan siswa, guru, dan orang tua terhadap pelayanan bimbingan dan konseling di SMP Yayasan Pandaan

P. Gin Indriani

Abstrak


Program Bimbingan dan Konseling akan tepat sasaran dan terasa besar manfaatnya apabila dikembangkan berdasarkan kebutuhan semua pihak yang membutuhkannya. Program Bimbingan dan Konseling pada dasarnya bukan semata-mata tanggung jawab konselor tetapi juga personil sekolah yang lain. Program bimbingan dan konseling akan berjalan dengan baik apabila ada kerja sama yang baik antar semua personil sekolah. Berbagai pihak yang terkait dalam pengembangan dan pelaksanaan program bimbingan konseling adalah guru mata pelajaran,tenaga adminis trasi dan orang tua murid. Pelayanan bimbingan dan konseling dimaksud untuk memberikan manfaat atau kegunaan tertentu kepada individu yang menggunakan pelayanan ini.
                 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  pengharapan siswa, guru dan orang tua terhadap pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah SMP Yayasan  di Pandaan.
                  Rancangan penelitian ini termasuk penelitian diskriptif kwantitatif. Penelitian ini dilakukan pada siswa, guru dan orang tua murid di  SMP Yayasan  Pandaan dengan mengambil sampel sebanyak 100 responden mewakili 250 siswa kls VIII-1 ? VIII-5,  35 guru  dan 100 orang tua murid.Teknik pengambilan  sampel yang digunakan yaitu tehnik Random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Angket. Sedangkan  tehnik analisa data yang digunakan adalah analisis deskriptif kwantitatif dengan menggunakan persentase(%).
                  Setelah dilakukan analisis data dengan menggunakan persentase diperoleh hasil untuk layanan orientasi 41,40% siswa  mengharapkan pemberian orientasi tentang hak dan kewajiban siswa dan nilai-nilai kehidupan, 55,43% guru mengharapkan siswa diberi orientasi hak dan kewajiban siswa dan nilai-nilai kehidupan, dan 46,80 % orang tua menhharapkan orientasi tentang hak dan kewajiban siswa dan nilai-nilai kehidupan. Layanan informasi diperoleh hasil 42,00% siswa, 45,71%guru dan 46,68% orang tua mengharapkan informasi tentang kelanjutan sekolah, sebab-sebab kesulitan belajar dan cara belajar yang efektif sedangkan untuk informasi lembaga ketrampilan dan dunia kerja baik siswa, guru dan orang tua kurang banyak yang mengharapkan karena jenjang sekolah masih SMP. Layanan penempatan dan penyaluran diperoleh hasil 51,43% siswa, 51,43% guru, dan  49,00% orang tua mengharapkan agar penempatan siswadalam kelas sesuai dengan keadaan fisik dan kepribadian siswa, walaupun siswa sendiri kurang berharap karena siswa lebih senang dikelas sesuai dirinya sendiri, sedangkan untuk penggunaan waktu luang baik siswa ,guru maupun orang tua banyak yang mengharapkan dan dapat terlaksana dengan baik. Layanan konseling diperoleh hasil 44,67% siswa, 55,24% guru, dan 47,33% orang tua mengharapkan, layanan untuk pengentasan masalah siswa sampai tuntas dan selalu memantau perkembangan masalah siswa, baik siswa ,guru dan orang tua banyak yang mengharapkan dapat terlaksana dengan baik. Untuk kegiatan khusus diperoleh hasil 42,75% siswa, 47,86% guru dan 43,75% orang tua mengharapkan agar kerahasiaan masalah siswa dijaga, juga pelancaran angket sangat banyak yang mengharapkan, sedangkan untuk konferensi kasus dan kunjungan rumah guru banyak yang mengharapkan sedangkan siswa dan orang tua kurang banyak yang mengharapkan karena baik siswa dan orang tua meras malu bila masalahnya diketahui orang dan merasa malu bila personil sekolah berkunjung kerumah, tetapi baik siswa,guru maupun orang tua berharap agar layanan ini dapat terlaksana dengan baik. Untuk referal diperoleh hasil 47,00% siswa,54,29% guru dan 48,00% orang tua mengharapkan dapat terlaksana dengan baik. Dapat disimpulkan banyak siswa, guru dan orang tua yang mengharapkan pelayanan bimbingan dan konseling di SMP Yayasan  Pandaan  dapat terlaksana dengan baik, walaupun ada sangat sedikit siswa, guru dan orang tua yang kurang setuju dengan pelayanan bimbingan dan konseling yang diberikan.
                   Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan agar pengharapan siswa, guru dan orang tua terhadap pelayanan bimbingan dan konseling di SMP Yayasan  dapat terpenuhi maka diharapkan untuk  Kepala sekolah lebih aktif  mendukung terlaksananya pelayanan bimbingan dan konseling serta kegiatan pendukung karena dukungan aktif kepala sekolah sangat menentukan kelancaran program bimbingan dan konseling, bagi konselor, hendaknya lebih aktif dan kreatif dalam melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling serta kegiatan pendukungnya, agar layanan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan  siswa, guru dan orang tua. Bagi guru, hendaknya guru dapat membantu konselor dalam penyelenggaraan layanan bimbingan  dan konseling di sekolah agar dapat berjalan dengan baik sesuai harapan siswa,guru dan orang tua.