SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

TINGKAT ASERTIVITAS SANTRI TERHADAP KYAI DI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUT THULLAB SENDANGDUWUR PACIRAN LAMONGAN

Adib Muqosis Al-Anfal

Abstrak


ABSTRAK

 

Al-anfal, Adib Muqosis. 2010. Tingkat Asertivitas Santri Kepada Kyai di Pondok Pesantren Roudlotut Thullab Sendangduwur Paciran Lamongan. Skripsi,  Program Studi Bimbingan dan Konseling, Jurusan Bimbingan konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Elia Flurentin, M.Pd, (II) Dr. Triyono, M.Pd,

 

Kata kunci: Tingkat asertifitas santri, kyai, pondok pesantren

 

Perilaku asertif adalah perilaku yang penuh ketegasan yang timbul karena adanya kebebasan emosi dari setiap usaha untuk membela hak-haknya serta adanya keadaan efektif yang mendukung meliputi: 1) mengetahui hak pribadi, 2) berbuat sesuatu untuk mendapat hak-hak tersebut dan melakukan hal itu sebagai usaha untuk mencapai kebebasan emosi. Ditambah lagi bahwa dalam berperilaku untuk mendapatkan hak-haknya itu sesuai dengan adat sosial yang berlaku, tanpa menunjukkan kekerasan kepada orang yang dihadapi. Perilaku asertif bagi santri merupakan hal penting yang dimiliki oleh santri sebab asertif di lingkungan santri sangat krusial. Hal ini terjadi karena harus berhadapan dengan budaya, aturan dan pengetahuan santri yang banyak dipengaruhi oleh kitab-kitab yang diajarkan di pondok.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat perilaku asertif santri Pondok Pesantren Roudlotut Thullab Sendangduwur Paciran Lamongan kepada pengasuh/kyai Pondok Pesantren Roudlotut Thullab.

Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, dengan subjek penelitian Santri Pondok Pesantren Roudlotut Thullab Sendangduwur Paciran Lamongan. Subjek penelitian sebanyak 65 orang santri. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket perilaku asertif. Hasil penelitian di analisis dengan persentase dan kategori-kategori tingkat asertifitas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat asertivitas santri Pondok Pesantren Roudlotut Thullab ini dalam kategori yang baik. Hal ini terlihat dalam persentase yang telah dianalisis, dari 65 orang santri hanya 3 orang santri yang masuk dalam kategori sangat baik. Selain ketiganya seluruh santri masuk dalam kategori tingkat asertivitasnya baik. Analisis ini dilihat dari sub variabel yang ada yaitu (1) pengungkapan perasaan positif (2) pengungkapan komponen-komponen sikap asertif, (3) dan yang terakhir adalah tingkat asertivitas santri itu sendiri.

Bedasarkan hasil penelitian tersebut disarankan bagi konselor yang ada dalam lingkungan pondok pesantren untuk memberikan pengertian dan pelatihan tentang asertif pada santri. Pelatihan itu dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang asertif kepada santri yang mungkin akan berbenturan dengan banyak hal yang ada dalam pondok pesantren. Selain itu saran yang diberikan peneliti adalah saran kepada peneliti lain yang akan meneliti tentang asertif santri.

Saran yang diberikan adalah agar peneliti selanjutnya lebih berhati-hati ketika menghadapi penelitian yang menyangkut masalah asertif di pondok pesantren. Hal ini terjadi karena banyak sekali kemungkinan-kemungkinan bagian-bagian dalam bersikap asertif yang bertentangan dengan budaya dan ajaran yang ada dalam lingkungan pondok pesantren.