SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Tentang Profesionalisasi Konselor

Prininta Puspitasari

Abstrak


ABSTRAK

 

Puspitasari, Prininta. 2010. Upaya Profesionalisasi Diri Konselor SMA Negeri Se-Kota Malang. Skripsi, Bimbingan Konseling dan Psikologi FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. BlasiusBoliLasan, M.Pd. (2) Drs. Harmiyanto

 

Kata kunci: Upaya, Profesionalisasi diri, konselor

 

Profesionalisasi diri konselor merupakan proses konselor dalam berupaya dalam meningkatkan diri. Peningkatan diri konselor dibutuhkan untuk membantu konselor dalam memberikan layanan BK secara profesional. Profesional dalam berkerja dibutuhkan untuk memberikan usaha sebaik-baiknya untuk menuju tujuan dari profesi itu sendiri. Beberapa fenomena di lapangan yang diberitakan dalam media cetak dan fenomena selama mengikuti kegiatan PPL II di salah satu sekolah di kota Malang mengindikasikan masih terdapat konselor yang belum profesional dalam berkerja.

Tujuan penelitian adalah untuk: (1) Mengetahui upaya konselor dalam meningkatkan profesional kerja pada SMA Negeri Se-Kota Malang,

Rancangan penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif survey. Populasi penelitian adalah seluruh konselor yang bekerja di SMA Negeri Se-Kota Malang. Sampel penelitian adalah 44 konselor SMA Negeri. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh yaitu mengambil semua total sampel, karena jumlah sampel yang sedikit. Menggunakan angket upaya profesionalisasi diri konselor skala selalu, sering, kadang, tidak pernah. Teknik analisis yang digunakan adalah persentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Banyak konselor profesional, cukup banyak konselor cukup profesional, sedikit konselor kurang profesional, 2) Pada aspek upaya konselor dalam meningkatkan diri dalam berkerja yang terbagi atas menguasai bahan bimbingan cukup banyak konselor profesional, sedikt konselor kurang profesional. Mengelola layanan BK banyak konselor profesional, cukup banyak konselor yang cukup profesional, sedikit  konselor tidak profesional.

Melaksanakan adminstrasi BK sedikit konselor yang profesional, banyak konselor cukup profesional. Melakukan hubungan kerjasama dengan pihak lain sedikit konselor profesional, Sangat banyak konselor cukup profesional, sedikit konselor yang kurang professional. Memahami penelitian dan penafsiran BK banyak konselor yang profesional; aspek yang kedua adalah upaya konselor meningkatkan diri  dalam bersikap. Menerapkan sikap konselor banyak konselor berada pada klasifikasi profesional, dan menerapkan kepribadian konselor  banyak  konselor yang profesional

Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan kepada berbagai pihak: 1) KepalaSekolah:  memberikan fasilitas kepada para konselor untuk lebih meningkatkan keterampilan dalam berkerja, 2) Konselor: hendaknya lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui kegiatan pelatihan  pelatihan atau pendidikan in-service training yang dapat meningkatkan kualitas kerjanya 3)PenelitiLanjut: hendaknya memperluas populasi penelitian agar diketahui hasil penelitian mengenai upaya profesionalisasi diri konselor di lain kota.