SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH PEMBERIAN BIMBINGAN KARIER DENGAN SISTEM PAKET TERHADAP PILIHAN KARIER SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BANTUR KABUPATEN MALANG

Triminingsih .

Abstrak


ABSTRAK

 

Triminingsih. 2010. Pengaruh Pemberian Bimbingan Karier dengan Sistem Paket terhadap Pilihan Karier Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Bantur Kabupaten Malang.  Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Widada, M.Si, (II) Dra. Elia Flurentin, M.Pd.

 

Kata kunci: bimbingan karier, sistem paket, pilihan karier

 

Bimbingan karier merupakan usaha membantu individu dalam menentukan pilihan kariernya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Bimbingan karier dapat dilaksanakan  dengan berbagai metode, salah satunya dengan sistem paket. Banyak terjadi di lapangan siswa yang menyesal karena memilih sekolah lanjutan yang tidak sesuai dengan cita-citanya, sehingga berpengaruh pada pilihan karier mereka. Hal tersebut menunjukkan kurangnya bimbingan karier yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Masalah dalam penelitian ini adalah pengaruh pemberian bimbingan  karier dengan sistem paket terhadap pilihan karier siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Bantur Kabupaten Malang. 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian bimbingan karier dengan sistem paket terhadap pilihan karier pada siswa kelas VIII. Dengan penelitian ini diharapkan siswa mampu menentukan pilihan karier dengan informasi sekolah lanjutan yang diperoleh, selain itu siswa juga mendapatkan informasi yang berupa paket sehingga informasi dapat dipergunakan pada lain waktu. 

Rancangan penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Rancangan ini membutuhkan kelas sebagai kontrol dan  kelas sebagai eksperimen. Subjek penelitian ini adalah kelas VIII, karena   pada masa tersebut merupakan masa tentatif yang merupakan masa perkembangan karier dimana siswa mampu merencanakan pilihan karier sesuai  dengan potensinya,  sehingga dibutuhkan informasi yang mendukung. Teknik pengambilan sampel yang dipilih adaah purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah angket pilihan karier siswa dan diberikan pada saat pre-test dan post-test. Pre-test dilaksanakan sebelum kelas diberi perlakuan dan post-test diberikan setelah masing-masing kelas,  baik kelas eksperimen maupun kelas kontrol diberi perlakuan. Perlakuan pada kelas eksperimen adalah diberikan bimbingan karier dengan sistem paket, sedangkan pada kelas kontrol diberikan bimbingan karier dengan metode ceramah. Untuk mengetahui perbedaan hasil pemberian perlakuan yang diberikan pada masing-masing kelas dianalisis dengan menggunakan uji-T (paired sample T-test).

Hasil dari penelitian ini bahwa tidak ada pengaruh perbedaan antara bimbingan karier dengan sistem paket dengan pemberian bimbingan karier dengan sistem ekspositori. Perbedaan pemberian  perlakuan hanya pada perubahan jenis pilihan pekerjaan pada satu tingkatan saja, dan bukan pada perubahan tingkat pilihan karier. Tidak adanya pengaruh tersebut disebabkan oleh beberapa hal, antara lain topik materi yang diberikan  tidak sesuai dengan pertanyaan dalam instrumen, frekuensi pemberian perlakuan (treatment) yang kurang, dan penggunaan bahasa yang kurang jelas dalam penyusunan instrumen.

Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah bagi sekolah, bimbingan karier hendaknya diberikan dengan pengembangan fasilitas sekolah tidak hanya dengan pemberian materi di ruang kelas. Bagi konselor hendaknya memberikan bimbingan karier dengan berbagai metode dan variasi dalam penggunaan metode. Penggunaannya disesuaikan dengan materi yang akan disampaikan, pemberian materi tidak hanya dilakukan dalam satu kali pertemuan, tetapi berkelanjutan. Bagi para siswa perlu menentukan  pilihan pekerjaan yang diminati dan mempersiapkan diri mulai dari sekarang. Bagi peneliti yang lain, hendaknya memperbaiki isi paket dan memberikan perlakuan (treatment) lebih dari satu kali, sehingga pengaruh pemberian perlakuan dapat diketahui