SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN MOTIVASI BERPRESTASI ANTARA SISWA MTs DENGAN SISWA SMP NEGERI

Dwi Sulistyoningrum

Abstrak


ABSTRAK

 

Sulistyoningrum, Dwi. 2010. Perbedaan Motivasi Berprestasi Antara Siswa MTs Dengan Siswa SMP Negeri. Skripsi, Program Studi Psikologi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Sri Weni Utami, M.Si. (II) Anies Syafitri, S.Psi,.M.Psi Psikolog.

 

Kata kunci: Siswa MTs dan siswa SMPN, Motivasi berprestasi

 

Motivasi berprestasi merupakan usaha untuk mencapai keberhasilan dan kesuksesan. Motivasi pada siswa menjadi penting sebagai faktor yang memberi energi dan arah pada suatu perilaku. Siswa yang mempunyai motivasi berprestasi yang tinggi akan mengarahkan tingkah lakunya pada usaha pencapaian prestasi tertentu yang diukur berdasarkan standar kesempurnaan dalam dirinya. Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui gambaran motivasi berprestasi siswa MTs, (2) Mengetahui gambaran motivasi berprestasi siswa SMP Negeri, (3) Mengetahui apakah ada perbedaan motivasi berprestasi antara siswa MTs dengan siswa SMP Negeri. Subyek penelitian adalah siswa MTs Muhammadiyah dan siswa SMPN 4. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Deskripstif Komparatif. Instrumen pengumpulan data EPPS digunakan untuk mengungkap motivasi berprestasi siswa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik Analisis Deskriptif dan analisis Uji-t, yaitu Uji Independent Sample Test dengan taraf signifikansi 0,05.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa MTs Muhammadiyah 2  terdapat 3,5% siswa memiliki motivasi berprestasi yang tinggi atau sebanyak 2 orang siswa, 28,1% atau 16 orang siswa memiliki motivasi berprestasi sedang, 8,8% atau sebanyak 5 orang siswa memiliki motivasi rendah,  dan 3,5% lagi atau 2 orang siswa memiliki motivasi berprestasi yang sangat rendah. Siswa SMP Negeri 4  terdapat 1,8% siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi sekali atau 1 orang siswa, 12,3% siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi atau 7 orang siswa, 36,8% siswa yang memiliki motivasi berprestasi sedang atau 21 siswa dan 5,3% siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah atau sebanyak 3 orang siswa. Ada perbedaan motivasi berprestasi antara siswa MTs Muhammadiyah dengan siswa SMPN 4, dengan hasil uji t = 2,685, sig 0,010 < 0,05.

Berdasarkan hasil penelitian siswa SMPN 4 memiliki motivasi lebih tinggi dengan mean 16,94 dan MTs memiliki motivasi lebih rendah dengan mean 15,00, ini dikarenakan siswa merasa jenuh dengan rutinitas yang ada selain itu lingkungan tempat tinggal siswa tidak dapat membuat siswa belajar dengan nyaman. Saran bagi pihak sekolah MTs sebagai pihak pendidik, hendaknya lebih dapat memotivasi siswanya dengan memberikan insentif eksternal seperti pujian atau memberikan evaluasi berkala terhadap siswa di sekolah agar lebih dapat bersaing. Serta memberikan fasilitas tempat tinggal yang mendukung belajar siswa. Bagi subyek penelitian khususnya siswa MTs harus lebih berusaha meningkatkan motivasi berprestasi yang lebih baik, siswa dapat membuat rencana kegiatan belajar yang dapat berupa jadwal belajar dan penyelesaian tugas sekolah yang dilakukan setiap hari secara teratur dan dapat disesuaikan dengan situasi kondisi. Bagi peneliti selanjutnya hendaknya lebih memperhatikan faktor-faktor lain seperti pola asuh, kebiasaan belajar, harapan orang tua dan lain-lain.