SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Deskripsi Masalah Karier, Penyebab Masalah, dan Bantuan Konselor pada Siswa SMK Negeri 1 Bondowoso

Marlia Hesti Utari

Abstrak


ABSTRAK

 

Utari,  Marlia Hesti. 2010. Deskripsi Masalah Karier, Penyebab Masalah, dan Bantuan Konselor pada Siswa SMK Negeri 1 Bondowoso. Skripsi, Bimbingan Konseling dan Psikologi FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. H. Widada, M.Si. (2) Dr. Andi Mappiare A.T, M.Pd.

 

Kata kunci: Masalah Karier, Penyebab Masalah, Bantuan Konselor

 

Masalah karier adalah hambatan-hambatan yang dihadapi siswa yang membuatnya tidak dapat menentukan alternatif pengembangan karier secara cermat. Penyebab masalah adalah hal-hal yang dapat menyebabkan timbulnya masalah karier pada siswa. Bantuan yang dimaksud adalah teknik layanan yang direncanakan maupun yang diberikan oleh konselor untuk membantu siswa dalam memecahkan masalah kariernya. Masalah karier dan penyebab masalahnya penting untuk diketahui agar siswa dapat memperoleh bantuan yang sesuai untuk memecahkannya.

Tujuan penelitian adalah untuk (1) mendeskripsikan masalah-masalah karier yang dialami oleh siswa SMK Negeri 1 Bondowoso, (2) mendeskripsikan penyebab masalah karier yang dialami siswa SMK Negeri 1 Bondowoso, (3) mendeskripsikan bantuan apa saja yang diberikan konselor guna mengatasi masalah karier siswa.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas X, XI, dan XII SMK Negeri 1 Bondowoso. Sampel penelitian sejumlah 198 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Stratified Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan  angket masalah karier, penyebab masalah, dan bantuan konselor dengan pilihan jawaban ya dan tidak. Teknik analisis yang digunakan adalah persentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Siswa SMK Negeri 1 Bondowoso memiliki tingkat masalah karier rendah, 2) Siswa SMK Negeri 1 Bondowoso memiliki tingkat penyebab masalah cukup tinggi pada aspek motivasi siswa, sedang pada aspek kondisi ekonomi orang tua dan keadaan fisik siswa, dan rendah pada aspek pola pergaulan siswa, 3) Tingkat bantuan yang diberikan oleh konselor terhadap masalah karier siswa di SMK Negeri 1 Bondowoso tergolong tinggi.

Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan kepada berbagai pihak: 1) Kepala sekolah: hendaknya selalu mendukung setiap layanan bimbingan yang dilaksanakan oleh konselor, 2) Konselor: hendaknya dapat tetap melaksanakan layanan bimbingan dengan baik, agar masalah karier yang dialami oleh sebagian siswa menjadi berkurang, 3) Orang tua: hendaknya memantau, member dukungan dan kebebasan agar siswa dapat memilih karier sesuai minatnya, 4) Guru: hendaknya senantiasa membantu siswa dalam memberikan informasi-informasi karier yang penting sehingga siswa bisa terhindar dari masalah karier, 5) Peneliti lanjut: hendaknya mengadakan penelitian dengan sampel yang lebih luas.