SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN PERILAKU AGRESI PADA SISWA SMA LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG YANG BERASAL DARI KELUARGA TNI DAN KELUARGA NON-TNI

AINUN JARIYAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Jariyah, Ainun. Perbedaan perilaku agresi pada siswa SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang yang berasal dari keluarga TNI dan keluarga non-TNI. Skripsi, Program Studi Psikologi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Fattah Hanurawan, M. Si. M. Ed, (II) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi.

 

Kata kunci: perilaku agresi, remaja

 

Agresi merupakan bentuk pencurahan energi yang berlebih pada diri seseorang yang tampak dalam tindakan secara fisik ataupun verbal dan bertujuan untuk menekan, mengalahkan orang lain atau mengalahkan masalah yang sangat sulit. Para pelaku agresi bermacam-macam dari anak kecil hingga orang dewasa dengan latar belakang permasalahan yang beraneka ragam pula. Remaja sebagai salah satu pelaku agresi seringkali membuat resah lingkungan disekitarnya. Itu semua dikarenakan adanya persaingan atau tuntutan untuk memenuhi kebutuhan akan pengetahuan yang semakin bertambah pada remaja. Remaja yang sedang mencari identitas diri cenderung melakukan hal-hal yang menurut orang tua mereka bertentangan dengan apa yang dianggap sesuai. Kondisi semacam ini mengundang perhatian orang tua untuk mengendalikan anak dengan segera. Apabila upaya tidak dapat dilaksanakan, ada kecenderungan orang tua bertindak tidak sabar, melakukan tindakan kekerasan dan menyakiti anak. Bahkan ada pula orang tua yang malu mengakui kesalahan kemudian akan membentuk sistem pertahanan diri dan berusaha lebih keras lagi, akibat bagi anak apabila mendapat perlakuan yang keras dari orang tua dan sering menyaksikan perilaku agresif orang tua maka anak akan berperilaku agresif pula.

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan komparatif. Penelitian ini menggunakan uji terpakai. Penelitian dilakukan di SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang dengan subjek penelitian berjumlah 64 remaja sesuai dengan karakteristik yang telah ditentukan dengan reliabitas 0,940. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala perilaku agresi yang disusun berdasarkan metode Rating yang Dijumlahkan (Methods of Summated Ratings) dari Likert. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis Uji-t, yaitu Uji Independent Sample Test dengan taraf signifikansi 0,05.

Hasil penelitian menunjukkan t hitung sebesar 2, 937 dengan taraf signifikansi Sig.(2-tailed) sebesar 0,005 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak, artinya ada perbedaan perilaku agresi pada remaja yang berasal dari keluarga TNI dengan remaja yang berasal dari keluarga non-TNI. Nilai mean-1 lebih besar dari nilai mean-2 atau 118,78 > 101,81 menunjukkan bahwa perilaku agresi remaja yang berasal dari keluarga TNI lebih tinggi dari pada remaja yang berasal dari keluarga non-TNI.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan bagi remaja sendiri bersikap lebih terbuka kepada orang tua maupun dari pihak sekolah, sehingga dapat menemukan penyelesaian atau solusi yang terbaik atas masalah yang dihadapi dan menumbuhkan rasa tanggung jawab atas segala resiko yang harus ditanggung karena perilaku agresi yang dilakukan.