SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN ANTARA MANAJEMEN PEMBELAJARAN SISTEM FULL DAY SCHOOL DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI KOTA MALANG

titis saputri

Abstrak


ABSTRAK

 

Saputri, Titis. 2010. Hubungan antara Manajemen Pembelajaran Sistem Full DaySchool dan Motivasi Belajar di Sekolah Menengah Atas Negeri KotaMalang. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas IlmuPendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Maisyaroh,M.Pd (II) Prof. Dr. H. M. Huda A.Y. M.Pd.

 

Kata kunci: manajemen pembelajaran, full day school, motivasi belajar siswa

 

Manajemen pembelajaran sistem full day school adalah sistem belajaryang berorientasi pada mutu pendidikan, yang berlangsung sehari penuh denganpenggunaan format game dalam pembelajarannya. Pada dasarnya pembelajaransistem full day school sama dengan sistem pembelajaran biasa, namun dalampembelajaran sistem full day school terdapat penambahan jam pelajaran sertapenggunaan format pembelajaran yang lebih menyenangkan, misalnya gurumenggunakan metode dan strategi pembelajaran yang bervariasi, gamepembelajaran juga setting pembelajaran yang tidak hanya ada di dalam kelastetapi juga di luar kelas kelas. Motivasi belajar siswa merupakan dampak yangterjadi dari pelaksanaan manajemen pembelajaran sistem full day school, dapatdikatakan hubungan manajemen pembelajaran sistem full day school dan motivasibelajar siswa sangat erat, hal ini dikarenakan motivasi belajar siswa tidak hanyaberkaitan dengan psikologis tetapi juga berkaitan dengan manajemenpembelajaran. Dengan demikian guru sebagai pendidik harus kreatif dan mampumengimplementasikan manajemen pembelajarannya dengan baik. Dengan adanyasuatu manajemen pembelajaran yang baik guru dapat meningkatkan motivasibelajar siswa baik dari dalam maupun luar diri siswa.

 

Masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimana manajemen pembelajaransistem full day school di SMA Negeri Kota Malang? (2) Bagaimana tingkatmotivasi belajar siswa pada sistem pembelajaran Full Day School di SMA NegeriKota Malang? (3) Apakah ada hubungan antara manajemen pembelajaran sistemfull day school dan motivasi belajar siswa di SMA Negeri Kota Malang? Adapuntujuan penelitian adalah: (1) untuk mengetahui manajemen pembelajaran sistempembelajaran full day school di SMA Negeri Kota Malang, (2) untuk mengetahuitingkat motivasi belajar siswa pada pembelajaran sistem full day school di SMANegeri Kota Malang, (3) untuk mengetahui hubungan antara manajemenpembelajaran sistem full day school dan motivasi belajar siswa di SMA NegeriKota Malang.

 

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional, yaitu penelitianyang mengungkapkan hubungan antara variabel bebas (X) dan variabel terikat(Y). Populasi enelitian ini adalah sejumlah 142 orang guru dan 1039 orang siswadengan sampel penelitian 100 orang guru dan 275 orang siswa ditetapkan denganteknik stratified proportional random sampling di SMA Negeri Kota Malang.Data dikumpulkan dengan angket, selanjutnya dianalisis dengan teknik korelasiProduct Moment.

 

Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Manajemen pembelajaran sistemfull day school di SMA Negeri Kota Malang tergolong baik dengan persentase56%. (2) Motivasi belajar siswa di SMA Negeri Kota Malang tergolong tinggidengan persentase 95%. (3) Berdasarkan hasil analisis korelasi denganmenggunakan teknik Pearson Product Moment diperoleh hasil ada hubunganyang signifikan antara manajemen pembelajaran sistem full day school danmotivasi belajar siswa di SMA Negeri Kota Malang yakni rhitung 0,506 > rtabel0,195. Dengan semakin baik guru mengimplementasikan manajemenpembelajaran sistem full day school maka motivasi belajar siswa semakin tinggi.Dari hasil penelitian ini, penulis mengajukan saran yaitu: (1) bagi gurusebaiknya pada kegiatan pembelajaran guru lebih kreatif dalam membuat suatumanajemen pembelajaran sehingga pembelajaran yang dilakukan lebih bervariasi,memaksimalkan penggunaan metode, strategi, media pembelajaran, pembelajarantidak hanya dilakukan di dalam kelas tetapi di luar kelas serta lebih memberikanmotivasi pada siswa, (2) bagi Siswa-siswi full day school, sebaiknya siswamempertahankan motivasi belajarnya sehingga tujuan belajar yang diinginkanakan tercapai secara maksimal, (3) bagi peneliti yang akan datang hasil penelitianini dapat dijadikan acuan apabila peneliti lain berminat meneliti lebih lanjutmengenai manajemen pembelajaran sistem full day school dan motivasi belajarsiswa, dengan variabel, populasi, dan instrumen yang berbeda.