SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Persepsi Mahasiswa Tentang Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Mahasiswa AP FIP UM

Linda Oktavia Dewi

Abstrak


ABSTRAK

 

Dewi, Linda Oktavia. 2010. Persepsi Mahasiswa Tentang Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Mahasiswa AP FIP UM. Skripsi. Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs.H.Sultoni, M.Pd, (II) Dr.H.Imron Arifin, M.Pd.

 

Kata Kunci: Persepsi, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha.

 

Persepsi adalah tanggapan atau pendapat mahasiswa tentang faktor minat berwirausaha mahasiswa AP FIP UM, dimana tanggapan mahasiswa berbeda antara mahasiswa yang satu dengan yang lain, tergantung pada pandangan dan pengalaman mahasiswa. Minat adalah suatu perasaan individu terhadap objek tertentu yang disenangi kemudian diwujudkan ke dalam bentuk reaksi yang nyata. Minat berawal dari kesenangan yang berdampak pada kepuasan. Apabila seseorang merasa senang terhadap sesuatu hal maka, akan menimbulkan kepuasan. Kesenangan dan kepuasan seseorang akan sesuatu hal akan mampu meningkatkan minat seseorang. Setelah berminat pada sesuatu hal akan diwujudkan dalam bentuk tindakan. Berwirausaha juga merupakan suatu bentuk dari minat seseorang dalam memilih pekerjaan. Wirausaha adalah suatu proses penerapan kreatifitas dan jiwa inovasi manusia untuk menciptakaan sesuatu yang baru atau berbeda dari sebelumnya dengan keberanian menghadapi resiko dan keberanian untuk menciptakan kemakmuran bagi individu dan memberi nilai tambah pada masyarakat. Minat berwirausaha merupakan suatu perasaan individu untuk menciptakan sesuatu yang baru atau berbeda dari sebelumnya dengan keberanian menghadapi resiko dan keberanian untuk menciptakan kemakmuran bagi individu dan memberi nilai tambah pada masyarakat kemudian diwujudkan ke dalam reaksi nyata. Kewirausahaan merupakan bentuk pekerjaan yang dapat ditekuni oleh mahasiswa AP FIP UM karena, mahasiswa AP FIP UM dibekali ilmu kewirausahaan melalui matakuliah kewirausahaan yang berbobot 4 SKS. Berkaitan dengan minat berwirausaha mahasiswa AP FIP UM, maka penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa tentang faktor minat berwirausaha mahasiswa AP FIP UM dan faktor apa yang memiliki pengaruh paling besar terhadap minat berwirausaha mahasiswa AP FIP UM.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian non eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, sedangkan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha mahasiswa AP FIP UM. Populasi penelitian ini berjumlah 367 responden atau mahasiswa, sedangkan sampel penelitian ini berjumlah 94 responden atau mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan 3 cara yaitu random sampling, stratified sampling, dan proportional sampling dan instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa angket atau kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian dengan pengujian validitas dan reliabilitas melalui teknik korelasi product moment. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari jawaban responden dari pernyataan dalam angket dan dokumentasi data. Analisis data diolah dengan menggunakan bantuan program SPSS 16 for windows release.

Berdasarkan hasil penelitian, ada 2 faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha mahasiswa yaitu faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Faktor intrinsik terdiri dari perasaan dan emosi, pendapatan, motivasi dan cita-cita, dan harga diri. Sedangkan faktor ekstrinsik terdiri dari lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, peluang, dan pendidikan dan pengetahuan. Faktor intrinsik yang memiliki pengaruh paling tinggi terhadap minat berwirausaha mahasiswa AP FIP UM adalah faktor pendapatan dengan persentase sebesar 64%, sedangkan yang terendah adalah faktor harga diri dengan persentase 37%. Sedangkan untuk faktor ekstrinsik yang memiliki pengaruh paling tinggi adalah faktor peluang dengan persentase sebesar 48% dan memiliki pengaruh paling rendah adalah lingkungan keluarga dengan persentase 40%.